Maling Kuras Seisi Rumah

KEDUNGKANDANG – Sebuah rumah di Perum Dirgantara Jalan Simpang Dirgantara I Blok B2-10 Kota Malang menjadi sasaran pencuri. Pelaku yang diduga lebih satu orang itu terbilang keterlaluan.
Mereka membawa kabur hampir seluruh barang yang ada di rumah seperti berbagai jenis perhiasan emas, lima karung pakaian dagangan, lemari kayu, lemari plastik, kereta dorong bayi, tabung gas dan kompornya, radio dan masih banyak lagi perlengkapan dan peralatan rumah tangga milik Ferdian Adi Mulyo Mahendro, 35 tahun. Kasus pencurian ini hingga kemarin masih diselidiki anggota reskrim Polsekta Kedungkandang.
Wenny 62 tahun ibu Ferdian yang kemarin ditemui di TKP menceritakan, jika pencurian ini terjadi saat kondisi rumah kosong. Ferdian beserta istri dan anaknya pergi ke Surabaya, dan baru pulang Selasa (4/12) lalu.
Saat pulang, Ferdian sama sekali tidak curiga, lantaran pintu pagar rumahnya masih terkunci dan tidak ada kerusakan baik di pintu maupun gemboknya. Termasuk saat membuka pintu depan, pria yang kerap dipanggil nama Adi ini juga tidak curiga. Karena selain masih tertutup rapat, juga tidak tidak ditemukan kerusakan.
Pria yang bekerja sebagai kontraktor ini baru curiga, setelah masuk ke dalam rumahnya, dan melihat kondisi dalam rumahnya berantakan. Tak pelak, Adi shok melihat kondisi rumahnya itu. Dia pun langsung mengecek satu persatu kamar. Imbasnya, kedua kaki Adi pun lemas, lantaran selain berantakan, hampir seluruh barang dagangan di rumah tersebut hilang.
“Yang diambil pelaku banyak sekali,’’ kata Wenny menyebutkan satu persatu item barang milik anaknya yang hilang.
Saat itu Adi langsung menelpon Wenny ibunya, sekaligus menanyakan kepada warga sekitar, terkait pencurian di rumahnya. Dan saat itu ada salah satu warga yang melihat ada orang masuk ke rumah korban dan mengeluarkan barang-barang. Orang tersebut membawa mobil pick up warna hijau.
Warga tidak berani menangkap maupun menegur, lantaran menduga orang tersebut adalah penghuni kos yang hendak pindahan rumah. “Rumah ini juga diindekoskan, tapi sejak akhir November lalu sudah tidak ada yang indekos,’’ kata Wenny sembari mengatakan sesuai cerita warga pelaku melakukan pencurian Minggu (2/12) siang lalu sekitar pukul 11.00. Sedangkan Adi ke Surabaya Minggu pagi.
Ada dugaan pelakunya cukup mengenal rumah tersebut, itu terbukti dengan tidak adanya kerusakan di pintu pagar ataupun di pintu masuk. “Satu-satunya yang rusak hanya pintu kamar ini, ada bekas congkelan. Lainnya tidak ada yang rusak. Kalau pelakunya siapa, kami sudah melapor ke Polsekta Kedungkandang,’’ tandas Wenny.
Terpisah Kapolsekta Kedungkandang Kompol Sutiono membenarkan adanya laporan pencurian tersebut. Dan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan.(ira/eno)