Sepeda Fixie Tetangga Diembat

KEDUNGKANDANG – Maling satu ini betul-betul bernasib apes. Dia tidak hanya gagal memiliki barang hasil curian, tapi juga harus berurusan dengan pihak yang berwajib. Dialah Deni Farukah 18 tahun, warga Jalan Muharto Gg VC, Kota Malang. Deni ditangkap anggota reskrim Polsekta Kedungkandang Selasa (4/12) sore lalu, sesaat setelah mencuri sepeda fixie milik Wahyu Aditya Rahman, 20 tahun, tetangganya. Sebagai barang bukti petugas juga mengamankan sepeda fixie milik korban yang dicuri Deni.
“Tersangka ditangkap saat mengayuh sepedanya di Jalan Hamid Rusdi, Blimbing,’’ terang Kapolsekta Kedungkandang Kompol Sutiono kepada Malang Post kemarin. Pencurian itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu Wahyu yang baru memakai sepeda tersebut tidak langsung memasukkan ke dalam rumah, tapi memarkirnya di teras masih basah.
Saat parkir diteras inilah, Deni yang sedang jalan-jalan melihat. Seketika Deni tergiur begitu dia melihat sepeda milik tetangganya tersebut. Saat itu juga timbul niat mencuri. “Saya langsung mengambil sepeda tersebut, dan menggayuhnya hingga daerah Bunul,’’ kata Deni, yang mengaku jika sepeda warna putih kombinasi biru tersebut rencananya akan dipakai sendiri, lantaran dia sudah lama mengidamkan sepeda fixie tapi tidak memiliki uang untuk membeli.
Pencurian ini sendiri baru diketahui Wahyu, 30 menit kemudian.
Saat itu Wahyu yang berniat memasukkan sepedanya ke dalam rumah namun langsung kaget dan bingung lantaran sepedanya sudah tidak ada. Saat itu juga ia mencari sekaligus bertanya kepada para tetangganya. Hingga akhirnya, salah satu saksi yaitu Ridwan tetangga Wahyu yang mendengar informasi pencurian sepeda tersebut melihat Deni di Jalan Hamid Rusdi. Ridwan pun yakin jika Deni yang mencuri sepeda milik Wahyu, itu karena sepeda yang dipakai Deni sama dengan milik Wahyu. Saat itu juga, Ridwan menangkap Deni.
“Tersangka awalnya menyangkal, dengan mengatakan jika dia diberi temannya. Tapi setelah kami periksa terus menerus, akhirnya tersangka mengakui perbuatannya, dan saat itu juga langsung kami amankan,’’ urai Kompol Sutiono sambil mengatakan tersangka dikenakan pasal 362 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara.(ira/eno)