Malang Post

Pimpinan PT BPF: Nasabah Sudah Tahu Resikonya

Share
MALANG – Setelah sempat bungkam terkait pengaduan lima nasabah ke Polres Malang Kota, kemarin pihak PT Best Profit Future (BPF) Cabang Malang mulai angkat bicara. Kepada sejumlah wartawan, Andri selaku pimpinan cabang PT BPF ini dengan tegas mengatakan tidak ada penipuan dan penggelapan uang seperti yang dilaporkan nasabah.
Menurutnya, PT BPF merupakan perusahaan resmi yang memiliki izin dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), bergerak dalam bidang layanan transaksi sistem perdagangan alternatif yang terdaftar pada di Bursa Berjangka Jakarta (BBJ).  
Sebagai perusahaan yang menyediakan layanan sistem perdagangan berjangka, pihaknya pun mencari nasabah. Para staf bagian marketing mencari nasabah, dengan cara menyebarkan brosur serta door to door. Meski begitu, secara professional para staf marketing ini menawarkan dengan membawa proposal agar warga mau berinvestasi. Dalam proposal, pihak perusahaan tidak hanya menuliskan tentang jumlah keuntungan, tapi juga menjelaskan berbagai resiko jika nasabah berinvestasi.
“Setelah setuju, nasabah pun bergabung. Mereka lebih dulu menyetorkan dana investasi, ke rekening PT BPF, selanjutnya ada nota perjanjian, satu dibawa nasabah dan satu dibawa oleh PT BPF. Sebelum ada konfirmasi atau aktifasi, nasabah bisa menarik kembali uangnya, jika memang menemukan adanya kejanggalan atau tidak setuju dengan nota perjanjian,’’ urai Andri panjang lebar.
 “Semua nama dan transaksi nasabah juga tercatat dan terdaftar pada BBJ,’’ katanya. Itu sebabnya setelah dikonfirmasi dan nasabah setuju, pihak BBJ langsung memberikan account user name dan password. Selanjutnya nasabah bisa melakukan trading yang bisa dilakukan nasabah dengan bantuan pialang ada juga yang melakukan sendiri.
“Kalau sudah mendapatkan user name dan password, nasabah bisa melakukan transaksi kapan saja, dan bisa mengganti password serta usernamenya kapan pun mau,” tambah Andri.  “Jika seperti ini dimana unsur penipuan dan penggelapannya,’’ tambahnya.
Kalaupun ada nasabah yang kehilangan uang atau loss, Andri mengatakan latar belakangnya adalah service. Tapi sayang, Andri enggan menjelaskan detail tentang service yang diberikan pialang hingga nasabah mengalami loss.
Andri mengakui jika sebelumnya PT nya juga pernah diadukan ke Polres Malang Kota oleh nasabahnya. Bahkan, dia sendiri juga pernah di periksa oleh penyidik. Hanya saja, dalam penyelidikan tersebut penyidik tidak menemukan unsur pidana dalam pengaduan tersebut. “Kami tidak masalah jika ada nasabah yang mengadu ke polisi, dan sesuai warga taat hukum, kami pun siap jika sewaktu-waktu pihak penyidik dari Polres Malang Kota memanggil,’’ tandas Andri.
Seperti diberitakan Malang Post sebelumnya, lima nasabah PT BPF Selasa (4/12) lalu mendatangi Polres Malang Kota. Didampingi penasihat hukumnya Gunadi Handoko SH, lima nasabah masing-masing Budi Santoso, Rachmadi Tri Putra Wibisono, Tjoe Kang Long, Dwi Rubingi, dan Meiliana mengadukan PT yang menaunginya sejak satu tahun terakhir ini lantaran dianggap telah melakukan penipuan dan penggelapan uang milik mereka.(ira/eno)
comments

Comments

 
+1 #12 sania 2013-05-30 02:58
Untuk semuanya jangan terayu oleh sales marketingnya BPF, biasa kalau blum dapat uang nasabah, janji-janji manis yg diberikan, begitu uang disetor ke BPF, pasti Anda akan ditelantarkan hingga uang Anda akan hilang. PASTI. BPF sarangnya orang-orang pintar penipu, dia cerdik dan cerdas, hingga uang Anda disetor ke BPF. Ingat-ingat itu.
Quote
 
 
0 #11 maknya cahaya 2013-03-09 12:36
ada info boss nya orang malaysia....kita sekali lagi dikibuli orang malaysia....hayo....maling maling....insaf...
daripada invest gak jelas..kenapa gak membangun Indonesia kembali agar berjaya...
Quote
 
 
0 #10 andreas 2013-03-06 08:29
HAI MANAGER2 PERUSAHAAN PIALANG YANG BUTA UANG,,,,,JIKA ANDA TERUS BERDIRI DIATAS MENSUPORT SALES2 MARKETINGMU UNTUK TARIK NASABAH YANG TAK JARANG JUAL DIRI JUJUR AJA,AKAN DIHANCURKAN SATU PERSATU,,,,,
Quote
 
 
-1 #9 andreas 2013-03-06 08:17
ANEHNYA PEMERINTAH KOK TIDAK MENGAMBIL TINDAKAN BISA BIKIN GERAH PARA MAFIA2 BUDAK TIPU ITU,DIBALIKPAPA N AJA PT. KONTAK PERKASA FUTURES MASIH AJA BUKA PADAHAL BEST PROFIT ITU ADALAH SATU BOSS SAMA PT. KONTAK PERKASA FUTURES,DAN SUDAH BANYAK MAKAN KORBAN RATUSAN JUTA SAMPAI MILIARAN RUPIAH DAN YANG PALING ANEH ITU MARKETINGNYA ITU BISA DIAJAK KENCAN OLEH NASABAH,,,,,,
Quote
 
 
0 #8 mama nana 2013-03-06 06:18
pialangnya sangat tidak profesional dalam manawarkan produk...korbannya adalah calon nasabah (yang berangan angan tinggi dapat untung besar tanpa pikir panjang)...pialang hanya menawarkan keuntungan didepan mata tanpa pernah memberitahu resiko rugi...
kalo dilihat lagi nasabah yang dirugikan karena termakan janji manis tapi menyesatkan dari pialang...
saya 4 kali didatangi pialang, diberondong telp gak kenal waktu...alhamdulillah kekeuh gak termakan.
saya mau invest 100 juta (diklaim investasi minimal oleh mereka) kalo dikasih emas LM 200 gram...jelas mereka gak mau hehehe..
lha kok nyimut transfer 100 juta cuma buat dipermainkan pialang gek jelas latar belakang pendidikan n pengalamannya....
Quote
 
 
+1 #7 siskafebub 2013-03-05 13:50
ya betul banget tuh sama giman.

Pasti banyak banget sebenarnya nasabah yang udah kecewa dan loss uang yang sangat banyak, tapi tidak dilaporin ke polisi entah alesan takut, males ngurus dll nya, atau juga tidak diblow up makanya kita sbg masyarakat ya gatau juga ttg nasabah tersebut.
seperti kata pepatah "ada udang dibalik bakwan" :lol:

menurut ane ga ada yang salah, selama broker bekerja sesuai semestinya, dan nasabah juga adalah nasbah yang pintar.

salam super :lol:
siskafebub :P
Quote
 
 
0 #6 giman 2012-12-06 09:12
salah...maksudnya @ yang paling bawah.... :lol:
Quote
 
 
-1 #5 giman 2012-12-06 09:11
@atas ane.... bro, ini perusahaan bukan maen di forex...dan forex artinya bukan jago judi.....sorry, no offense...tapi berdasarkan apa yg saya lihat selama ini...dari ratusan nasabah yg ada di malang raya, even itu dari perusahaan lain....transaksi semacam ini kalau terjadi loss itu sudah jamak...karena tiap transaksi itu selalu juga atas dasar persetujuan nasabah....kalaupun loss nasabah juga pasti tau.... penilaian saya sie ini di blow up ke media karena ada muatan lain yg mungkin atau ada tendensi lain....buat yg tahu hanya sebatas dari luar masing2 pihak mending jangan ngompori deh..... bentar lagi natal....so,mending berbuat kebaikan...hahahahahaha
Quote
 
 
0 #4 ker 2012-12-06 06:32
:-|
Quote
 
 
+1 #3 tari 2012-12-06 05:53
nasabah rugi jelas lapor polisi, nasabah untung ya diem smua (takut di pajek :-* )
Quote
 

This content has been locked. You can no longer post any comment.