Sehari, Dua Kalung Dijambret

MALANG– Penjahat jalanan alias jambret, terus merajalela. Pagi kemarin, Titik Sugiarti, 42 tahun, warga Jalan Joyo Mulyo, Lowokwaru ini yang menjadi korbannya. Kalung emas seberat 5 gram miliknya, raib setelah dijambret dua orang tak dikenal. Akibat peristiwa tersebut, korban menderita kerugian sekitar Rp 2 juta. Sementara kasus penjambretan itu sendiri, kemarin oleh korban langsung dilaporkan ke petugas Polsekta Lowokwaru. Dan saat ini kasus yang dialami korban sendiri, masih dalam tahap penyelidikan. Diperoleh keterangan, peristiwa jambret yang dialami korban tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 di Jalan Mertojoyo, Lowokwaru. Ceritanya, pagi itu korban berangkat dari rumahnya dengan jalan kaki tujuan ke Pasar Mojosari. Ketika melintas di lokasi kejadian, tiba-tiba dari arah belakang korban dipepet oleh dua orang laki-laki tak dikenal yang berboncengan sepeda motor.  Selanjutnya setelah dekat, pelaku yang dibonceng langsung menarik kalung emas yang dipakai korban dari belakang yang kemudian kabur. Korban sendiri yang sadar kalungnya dijambret, langsung berteriak minta tolong. Namun karena saat kejadian kondisi jalan masih sepi, pelaku dengan leluasa kabur. Dan karena tidak terima dengan kejadian yang dialaminya itu, korban langsung melaporkannya ke petugas Polsekta Lowokwaru. Nasib serupa juga dialami Sulistiyawati, warga Dusun Karangasem RT32 RW08, Desa Gondanglegi Wetan, Gondanglegi. Siang kemarin, korban merelakan satu buah kalung dan gelang emasnya yang mempunyai total berat 35 gram, diambil paksa pelaku yang diketahui berjumlah dua orang. Menurut penuturan Sulistyawati kepada wartawan, kejadian siang itu berawal dirinya sedang menjaga toko miliknya sendiri.  “Satu orang turun masuk ke toko saya, kemudian membeli rokok Dji Sam Soe. Dan satu orang lagi yang mengemudi, menunggu di luar,” ujarnya.  Saat akan membayar rokok itulah, pelaku menodongkan pisau kearah korban dan mengambil perhiasan yang dikenakannya. “Saya kira mau ambil uang untuk membayar rokok, eh gak tahunya malah mengeluarkan pisau. Lantas saya disuruh mencopot perhiasan yang saya pakai, dan saya pun menurutinya,“ terangnya. (agp/big/mar)