Dua Maling Helm Dibekuk

Ahmad Hibaturrahman

MALANG– Ahmad Hibaturrahman, 18 tahun, asal Jalan Flamboyan, Kelurahan Pilang, Kademangan – Kota Probolinggo ini, sejak Kamis (6/12) siang meringkuk di balik rutan Mapolsekta Lowokwaru. Pemuda yang tinggal di rumah temannya di Jalan Lumajang, Malang ini dijebloskan ke dalam penjara setelah tertangkap tangan mencuri helm INK di parkiran samping Gedung Lab Bio Kimia Universitas Brawijaya. Bahkan sebelum diserahkan ke polisi, pemuda yang mengaku anak band ini, sempat menjadi bulan-bulanan massa hingga babak belur. Selanjutnya bersama barang bukti helm INK warna putih, tersangka langsung diserahkan ke petugas Polsekta Lowokwaru.
Aksi pencurian yang dilakukan Ahmad sendiri, terjadi sekitar pukul 12.15. Siang itu, seorang diri tersangka berpamitan pada temannya untuk keluar jalan-jalan. Dia keluar dengan naik angkot dan turun di depan Universitas Brawijaya. Selanjutnya dengan jalan kaki, korban masuk ke dalam Universitas Brawijaya untuk mencari sasaran. Saat melintas di samping ini, tersangka melihat ada helm INK yang ditaruh di atas motor. Helm tersebut diketahui milik Serki Eri Sandi, 20 tahun, warga Dusun Kampung Baru, Desa Sukowilangun, Kalipare.
Karena saat diawasi tidak ada yang melihat, tersangka lalu mengambil helm itu dan berniat kabur. Namun belum sempat kabur, aksinya dipergoki seorang satpam yang langsung meneriaki maling. Meski sempat terjadi kejar-kejaran, namun jarak sekitar 200 meter tersangka Ahmad Hibaturrahman ini berhasil ditangkap.
“Saya dua kali mencuri helm di lokasi itu. Yang pertama beberapa bulan lalu. Dan helm itu saya jual, uangnya untuk makan. Kedua saya mencuri lagi untuk biaya pulang, tetapi baru mengambil sudah tertangkap,” ujar Ahmad Hibaturrahman. Selain menangkap Ahmad Hibaturrahman, awal pekan lalu petugas Polsekta Lowokwaru juga mengamankan seorang pencuri helm di parkiran Universitas Negeri Malang. Pelakunya adalah Sri Khariwati, 20 tahun, warga Jalan Kemantren, Kelurahan Bandungrejosari, Sukun. Sri ditangkap saat mencuri helm INK milik Lukito Candra Permadi, 20 tahun, mahasiswa Fakultas Tehnik Mesin.
Dalam pemeriksaan penyidik, tersangka Sri ini ternyata tidak hanya sekali saja mencuri di dalam Universitas Negeri Malang tersebut. Sebaliknya dia sudah beberapa kali mencuri. Selain helm juga mencuri dompet di dalam Musala. “Namun untuk tersangka Sri Khariwati ini, karena perempuan usai kami periksa penahanannya langsung kami titipkan di tahanan Polres Malang Kota,” ungkap Waka Polsekta Lowokwaru, AKP Joko Purwanto. (agp/mar)