Butuh Biaya Pulang, Curi Sepeda

Muhammad Nurul Huda diinterogasi Waka Polsekta Lowokwaru, AKP Joko Purwanto.

MALANG– Berdalih butuh biaya untuk pulang, Muhammad Nurul Huda, asal Jalan Sunan Bonang, Lasem – Rembang Jawa Tengah, Kamis (6/12) petang nekat melakukan pencurian. Pria 28 tahun yang tinggal di rumah kakaknya di Jalan Embong Brantas Malang ini, mencuri sepeda ontel merek Polygon milik Endang, warga Jalan Sigura-Gura Malang. Namun bukannya hasil yang didapatkannya. Sebaliknya pria pengangguran ini justru harus berurusan dengan polisi dan meringkuk di rutan Mapolsekta Lowokwaru setelah aksinya ketahuan korban. Bahkan, sebelum diamankan tersangka Huda sempat menjadi bulan-bulanan warga.
“Untungnya saat itu kami segera datang ke lokasi untuk mengamankannya dari amuk warga. Kalau kami sampai terlambat sedikit, mungkin kondisi tersangka sudah lain lagi,” ungkap Waka Polsekta Lowokwaru, AKP Joko Purwanto. Pencurian sendiri, menurut Muhammad Nurul Huda, dilakukan sekitar pukul 17.30. Petang itu, tersangka yang lagi suntuk lantaran butuh biaya untuk pulang kampung, jalan-jalan sendiri ke Jalan Sigura-gura Malang.
Ketika melintas di depan rumah korban, tersangka melihat ada sepeda ontel merek Polygon yang diparkir di teras depan rumah. Karena melihat kondisi sekitar tidak ada yang mengawasi, akhirnya timbul niatan tersangka untuk mencuri. Dengan mengendap pelan-pelan tersangka menuju ke sepeda yang kemudian mengambilnya. Namun belum sempat membawa kabur jauh, aksinya dipergoki oleh korban yang langsung meneriaki maling. Warga sekitar yang mendengar teriakan itu, lantas mengejar tersangka. Begitu tertangkap, Huda langsung dipukuli ramai-ramai. “Rencananya mau saya jual untuk pulang kampung. Dan saya sendiri baru sekali ini saja mencuri,” ujar Muhammad Nurul Huda. (agp/mar)