Tjandra Bukan Alumni Unmer Malang

DIKAWAL : Tersangka Tjandra Ferdian dikawal petugas Polsek Pakisaji.

Tersangka Penggelapan Barang Milik PT Padma Tirta Wisesa
MALANG– Universitas Merdeka (Unmer) Malang, membantah bahwa Tjandra Ferdian, tersangka kasus penggelapan barang, yang saat ini mendekam di Mapolsek Pakisaji, sebagai alumninya. Kepastian ini diungkap Fakultas Hukum (FH) Unmer Malang yang sebelumnya disebut sebagai almamater Tjandra (Malang Post 7/12). Bahkan nama Tjandra, tidak ada dalam database mahasiswa di PTS terunggul di Jawa Timur ini.  Dalam keterangan resminya kepada Malang Post, Dekan FH Unmer, Dr Supriyadi SH, MH., menegaskan, nama Tjandra Ferdian tidak ditemukan baik sebagai mahasiswa maupun lulusan FH Unmer.
“Tidak cukup sampai disitu. Kami juga sudah melakukan konfirmasi pada pihak eksternal yang terkait dengan kasus tersebut, dan terbukti Tjandra adalah lulusan lembaga lain bukan lulusan FH Unmer Malang,” tegasnya. Karena itulah, kata dia, kasus yang melibatkan Tjandra, sama sekali dan tidak ada hubungannya dengan PTS yang berdiri sejak 1964 ini. Apalagi, tindak pidana yang dilakukan, adalah perbuatan individu yang bersangkutan.  “Pertanggungjawabab hukumnya pun, adalah tanggung jawab pribadi yang bersangkutan. Tidak perlu dikaitkan dengan pihak lain yang tidak relevan dengan tindak pidananya,” tandas Supriyadi.
Sebagai sebuah lembaga pendidikan, tambahnya, Unmer Malang, termasuk Fakultas Hukum, selalu membekali mahasiswanya dengan budi pekerti. Apalagi yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Karena diharapkan setelah lulus dari Unmer, alumninya bisa mengembangkan ilmu yang dia dapat, untuk diabdikan kepada masyarakat dan negara.
“Karena itulah, saat berita itu muncul, kami langsung menghubungi seluruh kolega kami. Apalagi, Unmer itu tidak hanya di Malang. Diantaranya ada Unmer Pasuruan, Madiun dan Surabaya. Jadi kami benar-benar bisa pastikan, Tjandra Ferdian itu bukan alumni Unmer Malang,” sebut Supriyadi.
Seperti diberitakan sebelumnya, Tjandra Ferdian, sales PT Padma Tirta Wisesa di Jalan Raya Karangpandan, Pakisaji, sejak Rabu lalu harus mendekam di balik terali besi Mapolsek Pakisaji.
Warga Gubeng Kertajaya – Surabaya, yang lama tinggal di Jalan Alumunium Malang ini, ditahan karena menggelapkan barang di perusahaan tempatnya bekerja.  Seperti diungkap Kapolsek Pakisaji, AKP Ni Nyoman Sri elfiandari yang digelapkan adalah 200 dus kopi merek Nescafe senilai Rp 80 juta.  Tjandra Ferdian yang sempat mengaku alumni Unmer ini, ditahan setelah ada laporan dari pihak perusahaan. Diperoleh keterangan, sebelum berurusan dengan aparat kepolisian, Tjandra Ferdian adalah karyawan PT Padma Tirta Wisesa.  Pria bergelar Sarjana Hukum (SH) ini, bekerja di perusahaan distributor kopi dan susu itu sejak empat tahun lalu di bagian sales. (oci/mar)