Pencuri Kayu Serang Petugas

SITUBONDO- Gara-gara kepergok memotong kayu jati, seorang pembalak liar di Situbondo mengamuk. Saiman, 52 tahun berusaha mencederai petugas Perhutani dengan mengayun-ayunkan sebilah kapak dan arit secara membabi buta ke arah petugas. Beruntung, petugas dari KRPH Pasir Putih, Situbondo, berhasil menghindar. Bahkan, dengan sigap petugas juga berhasil menangkap warga Desa Klatakan Kecamatan Kendit. Selain mengamankan sebilah kapak dan arit, dari tangan pelaku petugas juga menyita potongan kayu jati hasil penebangan liar di petak 38 KRPH Pasir Putih.
"Begitu berhasil ditangkap, untuk proses hukumnya pelaku dan barang buktinya langsung kami serahkan ke Polsek Bungatan," tukas seorang petugas KRPH Pasir Putih, Ciptono, kemarin.  Keterangan yang dihimpun, tertangkapnya Saiman berawal dari patroli rutin petugas Perhutani KRPH Pasir Putih, Situbondo. Saat hendak memasuki petak 38, petugas sayup-sayup mendengar suara seperti orang menebang pohon. Petugas pun berusaha mendatangi asal suara tersebut.
Benar saja, saat itulah petugas memergoki Saiman sedang membentuk kayu jati yang sudah ditebang menjadi potongan berukuran 2,10 meter dengan diameter 19 cm. Saat hendak ditangkap itulah, Saiman berusaha melakukan perlawanan dengan menyerang petugas menggunakan kapan dan sebilah arit yang dipegangnya.
Di depan petugas, Saiman tidak mengelak telah melakukan pencurian kayu jati di hutan. Hanya saja, saat hendak dijebloskan ke sel tahanan dia malah merengek minta tidak ditahan. Alasannya karena tidak ada yang hendak mengarit rumput untuk memberi pakan ternak sapi di rumahnya. Kapolsek Bungatan, AKP Karyoto membenarkan telah menerima penyerahan pelaku pembalakan liar dari aparat Perhutani di wilayahnya. Pihaknya kini masih mendalami kasus tersebut dengan melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. "Tersangka akan kami jerat dengan UU No 41 tahun 1999 tentang Kehutanan," tegas dia. (dk/mar)