Lima Pengeroyok Disergap

DITANGKAP : Lima tersangka pengeroyokan terhadap Wawan Prasetyo ditangkap polisi.
KEDUNGKANDANG– Lima pelaku pengeroyokan terhadap korbannya Wawan Prasetyo, 20 tahun, dan Faturrohman, 18 tahun, keduanya warga Dusun Sonosari, Desa Kebonagung, Pakisaji, Jumat (7/12) malam ditangkap anggota reskrim Polsekta Kedungkandang. Yakni Novian Fajar, 23 tahun, Ferry Indra, 18 tahun, Cahyo Budi Santoso, 17 tahun, Handoko, 23 tahun, keempatnya warga Dusun Sonosari, Desa Kebonagung, Pakisaji dan Tri Cahyo, alias Pecok, 23 tahun, warga Jalan Sawojajar XI, Kedungkandang. Kapolsekta Kedungkandang, Kompol Sutiono mengatakan kelimanya melakukan pengeroyokan kepada dua korbannya, Sabtu (1/12) malam di Jalan Halim Perdana Kusuma, Cemorokandang, Kedungkandang. Satu dari korban yakni Faturrohman mengalami luka bacok di kepala bagian belakang.
Dijelaskan dia, pengeroyokan ini terjadi berawal saat kedua korban melihat atraksi jaran kepang. Saat sedang asyik nonton ini, tubuh korban bersenggolan dengan salah satu tersangka, yang seketika emosi.  Cecok mulut pun terjadi, dilanjutkan dengan baku hantam. Awalnya, ada warga yang melerai, dan keduanya sempat berdamai.  Namun begitu, pelaku yang kondisinya mabuk minuman keras justru mengadu kepada Tri Cahyo.Dan malam itu juga Tri Cahyo dijemput di rumahnya untuk kemudian diajak di TKP. Kedatangan Tri Cahyo pun kembali meluapkan emosi para tersangka, yang beramai-ramai mengeroyok korban.
Tidak main-main, Tri Cahyo yang membawa parang seketika menyabetkan ke kepala Faturrohman.  Cress! Sekali ayun, darah segar mengucur deras. Dan seketika itu Faturrohman tersungkur, dengan tubuh bersimbah darah. Melihat kondisi Faturrohman, para tersangka ini pun panik, dan satu persatu kabur. Sementara Faturrohman yang terluka seketika langsung dibawa ke RSSA Malang untuk menjalani perawatan. Sementara Wawan yang ikut menjadi korban dalam peristiwa itu juga melapor ke Polres Malang Kota.
“Dari laporan tersebut kami kemudian melakukan penyelidikan, dengan meminta keterangan para saksi,” kata Sutiono. Hasilnya petugas mendapatkan identitas satu persatu pelaku. “Yang kami tangkap lebih dulu adalah empat tersangka, yaitu Novian, Ferry, Cahyo, dan Handoko. Sementara nama Tri Cahyo kami dapat dari keterangan keempat tersangka lainnya, dan malam itu juga langsung kami tangkap di rumahnya,” tandas Sutiono yang mengatakan lima tersangka ini dikenakan pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (ira/mar)