Jual Lahan Tebu Orang, Ditangkap

PAGELARAN- Sumardi, 53 tahun, warga Desa Sumber Gempol, Pagelaran sejak akhir pekan kemarin harus meringkuk di balik rutan Mapolsek Gondanglegi. Dia dijebloskan dalam tahanan karena dilaporkan melakukan penipuan terhadap H Suli, warga Desa Sepanjang, Gondanglegi.
Kapolsek Gondanglegi, Kompol Gatot Suseno, mengatakan aksi penipuan yang dilakukan Sumardi ini, terjadi pada Maret 2011 lalu. Ceritanya saat itu, tersangka mendatangi rumah H Suli. Kepada korban, tersangka menawarkan tanaman tebu seluas 250 M2 di wilayah Turen.
"Tanaman tebu yang siap panen tersebut diakui milik tersangka yang kemudian dijual kepada korban sebesar Rp 15 juta. Padahal lahan yang diakui sebagai miliknya itu adalah milik orang lain," ungkap Gatot Suseno.
Namun ketika sudah waktunya panen, dan korban mau memanen ternyata sudah dipanen oleh orang lain. Karena merasa tertipu, dan saat dimintai pertanggungjawaban tersangka malah menghilang, akhirnya oleh korban dilaporkan ke Polsek Gondanglegi. "Kejadiannya memang sudah setahun lalu, namun tersangka baru kemarin diamankan di rumahnya karena selama ini menghilang," ujar mantan Kapolsekta Blimbing ini. Sementara itu, dalam pemeriksaan Sumardi mengelak kalau dirinya dituduh telah menipu. Menurut dia, kalau tanaman tebu yang dijual kepada H Suli tersebut dibeli dari seseorang yang belum dikenalnya ketika ketemu di daerah Turen.
“Tanaman tebu yang saya jual kepada H Suli itu, saya juga membeli pada seseorang saat ketemu di wilayah Turen. Saya membelinya seharga Rp 15 juta. Lalu dapat 10 hari saya jual lagi kepada H Suli. Kalau memang saya dilaporkan menipu, saya sendiri juga tertipu,” terang Sumardi.
Bapak lima anak ini menambahkan, kalau permasalahan antara dirinya dengan H Suli, sebenarnya akan diselesaikan secara kekeluargaan. Sumardi menyatakan siap untuk mengembalikan uang itu. Namun karena sampai batas waktu yang ditentukan Sumardi tidak bisa mengembalikan itulah akhirnya dilaporkan polisi. “Sebenarnya saya sudah mengembalikan Rp 6 juta. Tetapi karena masih kurang itulah, saya dilaporkan polisi,” tuturnya. (agp/mar)