Arena Sabung Ayam Digerebek

MALANG– Arena judi sabung ayam di Jalan Mayjen Sungkono Gg VI E Malang, siang kemarin digerebek anggota Polres Malang Kota. Dua orang diamankan, dalam penggerebekan yang dilakukan pukul 11.30 tersebut. Yakni Supadi, 42 tahun, warga Jalan Kenikir, Kelurahan Bumiayu, Malang dan Suparman, 43 tahun, warga Jalan Muharto Gg VII Malang. Keduanya diamankan petugas, lantaran diduga sebagai penyelenggara judi.  Hingga berita ini diturunkan, keduanya masih dimintai keterangan di ruang Intelkam Polres Malang Kota.  Selain dua orang tersebut, petugas juga mengamankan barang bukti 10 sepeda motor, lima ekor ayam, dua lembar keber, satu jam dinding, empat kiso, dua kurungan ayam, satu helm serta uang Rp 600.000 yang diduga sebagai uang taruhan.  
Penggerebekan itu sendiri berawal dari informasi masyarakat yang resah dengan judi sabung ayam yang digelar di pekarangan belakang rumah Narto, 45 tahun, warga setempat. Tak pelak, informasi tersebut langsung diselidiki oleh petugas. Dipimpin langsung Kabag Ops Polres Malang Kota, Kompol Budiharto, petugas dari unit intelkam, reskrim, dan Sabhara langsung mendatangi TKP.  Tak pelak, kedatangan petugas ini membuat warga di TKP semburat. Mereka yang tidak ingin ditangkap, seketika kabur. Bahkan, ada beberapa diantarannya yang melompat pagar pekarangan setinggi dua meter milik warga agar berhasil kabur.
Sementara petugas yang melihat kejadian tersebut, juga melakukan pengejaran, tapi sayang petugas hanya berhasil mengamankan Supadi dan Suparman saja.  Menurut Kasat Intelkam Polres Malang Kota,  AKP Imam Solikin, kedua orang ini diamankan saat bersembunyi di rumah warga. “Menurut keterangan saksi, keduanya merupakan penyelenggara arena judi. Sedangkan Narto pemilik rumah kabur saat kami melakukan penggerebekan,” katanya, sembari mengatakan saat ini pihaknya lebih dulu melakukan pendataan, sekaligus meminta keterangan Supadi dan Suparman.
Tapi selanjutnya, seluruh barang yang diamankan termasuk Suparman dan Supadi akan diserahkan ke bagian reskrim. “Untuk keduanya yang kami amankan statusnya masih saksi. Dan setelah pemeriksaan awal ini baru kemudian kami serahkan ke reskrim,” tegas dia. Sementara kepada petugas Supadi mengelak dirinya sebagai penyelenggara judi sabung ayam, sebaliknya dia mengaku hanya sebagai penombok. Begitu juga Suparman, kepada petugas dia hanya mengaku sebagai penonton saja. (ira/mar)