Perampas Motor Rambah Lowokwaru

MALANG – Ini peringatan bagi pengendara motor untuk selalu berhati-hati dan waspada. Jika tidak, nasibnya akan sama seperti Andika, 17 tahun, warga Jalan Kecamatan Malang. Motor Yamaha Byson, N 2080 CZ miliknya dirampas dua orang tak dikenal, saat melintas di Jalan Bunga Andong Malang. Meski tidak melakukan tindak kekerasan, namun aksi pelaku ini membuat Andika takut. Terlebih saat itu, pelaku juga mengancam akan memukul korban jika tidak menuruti permintaannya. Sehingga Andika merelakan motornya dibawa kabur.
Hariati, 47 tahun, ibu korban yang mendapatkan informasi tersebut, seketika menjemput Andika, dan melapor ke Polres Malang Kota. Dijelaskan Andika, perampasan tersebut terjadi Sabtu (8/12) sore lalu. Saat itu Andika yang baru pulang sekolak seperti biasa melintas di Jalan Cokelat Malang. Tanpa curiga, Andika pun menyusuri jalan yang cukup padat arus tersebut.
Hingga akhirnya di depan warung Steak and Shake, dua orang tak dikenal mengentikan laju motornya. “Pelakunya dua orang mengendarai motor berboncengan,” katanya kepada petugas. Menurut Andika, sesaat setelah motornya berhenti, salah satu pelaku yang dibonceng turun. Kepada Andika, pelaku meminta untuk diantar ke rumah keluarganya. Andika yang tidak menaruh curiga mau mengantarkan, dan meminta pelaku untuk naik motornya. Tapi apes, saat melintas di Jalan Andong yang kondisinya sepi, pelaku justru meminta korban menghentikan laju motornya. Dan tidak lama kemudian, pelaku meminta korban turun.
Saat itu Andika sempat menolak, apalagi pelaku juga meminta motor miliknya. “Sempat terjadi tarik menarik, korban yang tidak mau motornya dibawa pelaku berusaha mempertahankan,” kata anggota Polres Malang Kota yang sore itu langsung datang ke TKP. Tapi begitu, Andika kemudian melepaskan motornya seiring pelaku yang mengancam akan memukul korban. Dan seketika itu juga, Andika merelakan motor warna hitam tersebut dibawa kabur pelaku.
Andika yang sempat shok dengan kejadian yang dialaminya langsung menelpon Hartati, kemudian bersama-sama melapor ke Polres Malang Kota.  Sementara itu, Kasatreskrim Polres Malang Kota AKP James H Hutajulu saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dan saat ini anggotanya masih melakukan penyelidikan di lapangan. (ira/mar)