Mantan Manager Operasional Dipolisikan

Widowati bersama Kapolsek Pakisaji, AKP Ni Nyoman.

MALANG– Setelah Tjandra Ferdian, 31 tahun, karyawan bagian sales yang dipolisikan karena menggelapkan barang perusahaan, kemarin giliran mantan Manager Operasional, Widowati, yang diperkarakan ke petugas Polsek Pakisaji oleh  PT Padma Tirta Wisesa. Warga Jalan Taman Siswa Malang tersebut dianggap terlibat penggelapan barang. Namun, meski status Widowati sudah ditetapkan sebagai tersangka, tetapi wanita 41 tahun tersebut tidak dilakukan penahanan. Petugas tidak menahan dia dengan alasan, tersangka masih sakit. Tetapi petugas tetap meminta Widowati untuk wajib lapor setiap Senin dan Kamis. “Yang bersangkutan masih sakit jadi tidak kami tahan. Bukti kalau dia sakit, diperkuat surat pernyataan dari dokter syaraf RS Lavalete dan dia juga baru saja menjalani rawat inap,” ungkap Kapolsek Pakisaji, AKP Ni Nyoman Sri Erfiandari.
Menurut mantan Kapolsek Gedangan ini, sebelum dijadikan tersangka atas tuduhan penggelapan, Widowati ini adalah Manager Operasional di PT Padma Tirta Wisesa, di Jalan Karangpandan, Pakisaji. Dia bekerja sejak tiga tahun lalu dan bertanggungjawab atas pengeluaran serta pemasukan barang di area Malang. Sementara dugaan penggelapan yang dilakukan Widowati ini sendiri, modusnya sama dengan yang dilakukan oleh Tjandra Ferdian. Yaitu mengeluarkan barang produk nescafe dari perusahaan, yang kemudian dijual ke luar area penjualan dengan tidak sesuai standart operasional prosedur (SOP) perusahaan. Itu dilakukan antara bulan Agustus sampai September 2012 lalu.
“Ada 465 kardus kopi Nescafe senilai Rp 226 juta yang telah digelapkan oleh Widowati dan tersangka sebelumnya, Tjandra Ferdian. Dari 465 kardus tersebut, sebanyak 200 kardus kopi Nescafe sudah diakui Tjandra kalau dirinya yang menggelapkan. Dan sisanya ini yang diduga dilakukan Widowati. Barang tersebut dikeluarkan dari perusahaan lalu dijual ke wilayah Kediri. Padahal PT Padma Tirta Wisesa di Jalan Raya Karangpandan Pakisaji ini, hanya khusus melayani area Malang,” terang Nyoman. Terungkapnya kasus penggelapan ini, bermula dari pergantian Manager Operasional PT Padma Tirta Wisesa, yang sebelumnya dijabat Widowati beralih ke Baharudin. Dari peralihan jabatan itu, kemudian dilakukan audit dan pengecekan barang yang masuk dan keluar.  Dari situ akhirnya diketahui kalau ada 465 kardus kopi Nescafe yang hilang. (agp/mar)