Yusril Tarik Permohonan Kasasi Gudang Baru

Yusril Ihza Mahendra di Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen.

KEPANJEN– Yusril Ihza Mahendra, kuasa hukum H Ali Khosin, pimpinan PR Jaya Makmur (Gudang Baru), siang kemarin kembali mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen untuk kali keduanya. Kedatangan mantan Menteri Hukum dan HAM RI ini, tak lain untuk mengakhiri perkara H Ali Khosin yang sebelumnya telah divonis 1 tahun penjara oleh PN Kepanjen dan diperkuat Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya, terkait tuduhan penggunakan merek rokok kretek Gudang Baru. Pengakhiran perkara yang dilaporkan oleh PT Gudang Garam itu sendiri, menurut Yusril adalah menggagalkan niatan kasasi ke Mahkaman Agung (MA). Hal tersebut karena beranggapan bahwa putusan PN dan PT tersebut, batal demi hukum lantaran tidak memenuhi ketentuan Pasal 197 dan 197 ayat 2 KUHAP.
“Karena putusan PT dan PN itu batal demi hukum maka saya dan tim memutuskan untuk menarik kembali akta permohonan kasasi yang sudah kami serahkan. Sehingga dengan penarikan tersebut, maka perkara ini menjadi inkrah dan selesai. Karena kami berkeyakinan kalau putusan ini adalah batal demi hukum, dan perkaranya selesai serta putusan itu dianggap tidak pernah ada,” ungkap Yusril. Dia yang juga merupakan pakar hukum tata negara ini menambahkan, keputusan untuk tidak mengajukan kasasi itu didasarkan atas pernyataan Mahkamah Agung bahwa putusan PN atau PT yang tidak memenuhi Pasal 197 KUHAP, adalah batal demi hukum. Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) baru-baru ini juga menegaskan bahwa kedepan putusan yang tidak memenuhi pasal 197 ayat 1 huruf K tidak batal demi hukum.
“Tetapi putusan PN Kepanjen dan PT Surabaya dalam perkara merek ini adalah diambil bulan Juni 2012 lalu. Sedangkan putusan MK sendiri, baru dibacakan 22 Nopember lalu. Dengan begitu maka perkara ini sudah jelas batal demi hukum. Sebab putusan MK itu adalah berlaku ke depan, tidak ke belakang,” jelasnya. Sementara itu, sebelum mendatangi PN Kepanjen, Yusril terlebih dahulu datang ke kantor PR Jaya Makmur. Kedatangan Yusril ini, disambut oleh ribuan buruh yang mendukung Yusril. Mereka mendukung Yusril karena dianggap telah membela rakyat kecil.
Seperti diketahui, 7 Maret 2012 lalu, majelis hakim PN Kepanjen, Bambang Sasmito memutuskan pemilik PR Jaya Makmur - produsen rokok Gudang Baru, Ali Khosin bersalah dengan vonis hukuman penjara 10 bulan dan denda Rp 50 juta. Mereka dilaporkan Gudang Garam ke Polda Jatim atas dugaan pemalsuan merek maupun kesamaan pada pokoknya. Atas kasus ini, Polda Jatim menggerebek pabrik Gudang Baru dan melakukan penyegelan sejumlah aset penting dan bahan baku milik pabrik tersebut. (agp/mar)