Dendam Antar Tamin ke Sel Lagi

Tersangka Takim alias Tamin dengan barang bukti potongan besi
GEDANGAN – Pernah dipenjara karena kasus penganiayaan, tidak membuat Takim alias Tamin jera. Faktanya, Selasa (11/12) lalu warga Dusun Krajan, Desa Segaran, Gedangan ini, kembali dijebloskan ke dalam terali besi Mapolsek Gedangan karena kasus yang sama. Menariknya korbannya juga sama, yakni Siar Arif Santoso, 60 tahun, tetangganya sendiri.
“Tersangka ini kami tangkap di rumahnya setelah setahun lebih buron. Dia kami amankan setelah mendapat informasi tentang kepulangannya,” ungkap Kapolsek Gedangan, AKP AZ Daud Patty.
Diperoleh keterangan, aksi penganiayaan yang dilakukan Takim ini terjadi Oktober 2011 lalu, sekitar pukul 04.30 di samping rumah korban. Pagi itu korban berniat berangkat ke musala di dekat rumahnya untuk salat subuh berjamaah.
Namun di tengah perjalanan, tiba-tiba korban dihadang oleh Takim. Selanjutnya tanpa banyak bicara tersangka yang mempunyai dendam dan merasa sakit hati pada korban ini, langsung menyerang dengan memukulkan potongan besi yang dibawa ke arah kepala korban berulang kali, hingga korban terjatuh dan pingsan.
Melihat korbannya sudah tidak berdaya, Takim langsung kabur dan bersembunyi ke Kalimantan. Sedangkan korban Siar  saat itu langsung ditolong warga dengan dilarikan ke Puskesmas. Setelah itu korban diantar melaporkan kejadian itu ke petugas Polsek Gedangan.
Sementara itu, tersangka Takim sendiri, mengatakan kalau dirinya menganiaya korban itu karena dendam. Sebab pada 2008 lalu, dia pernah masuk penjara karena dilaporkan oleh korban dengan tuduhan penganiayaan dan divonis selama delapan bulan penjara.
“Dulu tersangka menganiaya korban ini, karena jengkel tidak diberi uang oleh korban. Mungkin karena sakit hati dipenjarakan itulah, akhirnya tersangka dendam dan menganiaya korban lagi. Tetapi korban yang tidak terima tetap melaporkan, hingga tersangka kami tangkap lagi,” jelas Kapolsek.(agp/eno)