Tanya Biaya Kirim Barang, Embat Laptop

DIKELABUI : Kantor ekspedisi ABM Logistik Jalan BS Riadi.

MALANG– Banyak modus baru yang dilakukan pencuri. Seperti yang terjadi di kantor ekspedisi PT ABM Logistik, Jalan Brigjen S Riadi Malang, Kamis (13/120 siang. Pelaku yang beraksi tunggal ini, berhasil membawa kabur satu buah laptop merek Acer setelah berhasil mengelabuhi karyawati ekspedisi. Kendati kerugian akibat peristiwa pencurian tersebut tidak terlalu besar, namun kasus pencurian itu tetap dilaporkan ke Polsekta Klojen. “Usai kejadian itu langsung saya laporkan ke Polsekta Klojen. Pasalnya, kejadian pencurian tidak sekali ini. Sebelumnya sekitar dua minggu lalu, kantor ini juga dibobol pencuri yang masuk dengan merusak jendela. Saat itu yang hilang satu set komputer,” ungkap Sofiatul Sakdiah, 19 tahun, karyawati ekspedisi PT ABM Logistik.
Modus yang dilakukan pencuri ini, dipaparkan warga Jalan Mergojoyo VI, Desa Mulyoagung, Dau itu, pelaku diketahui datang seorang diri dengan mengendarai sepeda motor Honda Mega Pro. Kepada Sofiatul, pelaku yang juga diketahui memakai jaket besar ini, berpura-pura menanyakan biaya kiriman barang ke Denpasar, Bali. Mulai dari ukuran barang dan biaya barang ketika ditimbang dan dihitung beratnya. Itu dilakukannya untuk membuat Sofiatul sibuk.
Ketika Sofiatul lengah dan sibuk menghitungkan biaya pengiriman ini, pelaku dengan cepat mengambil laptop di atas meja yang sedang di-charge. Laptop tersebut dimasukkan ke dalam jaket. Setelah itu pelaku lalu buru-buru untuk kabur.
Korban Sofiatul sendiri, baru menyadari kalau laptop milik inventaris kantor itu hilang, tak lama setelah pelaku kabur. Setelah mengetahui laptopnya hilang, Sofiatul lalu memberitahukan atasannya yang selanjutnya melaporkan ke petugas Polsekta Klojen. Sementara itu, Koperasi Simpan Usaha (KSU) Mitra Kita di Jalan MGR Sugiopranoto Malang, juga disatroni kawanan pencuri. Pelaku yang diduga lebih seorang ini, membawa kabur uang tunai sebesar Rp 11,6 juta yang ada di dalam meja. Kasus pencurian itu, baru dilaporkan ke petugas Polsekta Klojen, kamis (13/12) oleh Sri Tjahyawati, 45 tahun, Kepala KSU Mitra Kita.  “Uang yang hilang tersebut sebagian adalah uang pribadi, sedangkan sebagian lagi adalah uang tabungan. Berapa nominalnya saya tidak berani mengatakan, karena takut salah,” ungkap Tya, salah seorang karyawannya. (agp/mar)