Kasus Asusila Meningkat

BATU – Tindak kriminal asusila, justru semakin meningkat di Kota Batu dalam tahun ini. Tidak hanya mengalami peningkatan kuantitas kasus, tetapi kualitasnya juga mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.
Tindak kriminal asusila yang terjadi di kota ini, antara lain mulai perzinahan, pencabulan hingga pemerkosaan. Sedangkan kasus KDRT ( kekerasan dalam rumah tangga) juga meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Umumnya, KDRT diawali dengan tindakan asusila oleh pihak pelaku.
Data yang ada pada Polres Batu, laporan yang masuk untuk kasus asusila dan KDRT dalam tahun 2012 sebanyak sembilan kasus. Dari jumlah tersebut, Polres bisa menyelesaikan kasusnya sebanyak enam perkara. Sedangkan tiga kasus, belum bisa diselesaikan dengan berbagai alasan seperti tersangka masih menjadi DPO.
Angka tersebut mengalami kenaikan cukup besar, bila dibanding dalam tahun 2011. Setahun lalu, Polres mendapatkan dua kali laporan asusila dan KDRT. Dari dua laporan tersebut, berhasil menyelesaikan semua kasusnya.
‘’Kuantitas tindakan asusila dan KDRT memang meningkat, begitu juga kualitas tindakan ikut meningkat. Misalnya, pelaku menggunakan unsur kekerasan untuk memaksa korban. Khusus untuk perkosaan, kami mendapatkan empat laporan dan tiga diantaranya bisa ditangani secara tuntas dalam tahun 2012,’’ tegas AKP Yantofan, Kasubag Humas Polres Batu kepada Malang Post.
Pihaknya tidak mengetahui, penyebab peningkatan kasus asusila itu walaupun ada perkiraan imbas dari sebuah kota wisata. ‘’ Dan tidak semua korban dan pelaku, adalah warga Kota Batu,’’tambahnya.
Sedangkan untuk semua tindakan kriminal, kata dia, Polres mendapatkan 314 laporan dalam tahun ini. Dari jumlah itu, perkaranya yang telah diselesaikan sebanyak 110 kasus.
‘’Kasus curamor juga meningkat. Tahun lalu, laporan yang masuk sebanyak 89 dan terungkap 5 kasus. Sedangkan hingga menjelang akhir tahun ini, kami menerima 128 laporan dan selesai 29 kasus curanmor,’’ pungkas Yantofan. (feb/lyo)