Pencuri Empat Kotak Amal , Dihajar, Motor Dibakar

GONDANGLEGI – Warga Dusun Pancir, Desa Putat Kidul, Gondanglegi, melampiaskan amarahnya kepada seorang pencuri yang tertangkap, kemarin pagi. Yakni Firman Ardiansyah, 37 tahun, warga Jalan Bandulan Barat RT01 RW01 Malang.
Dia babak belur dihajar, setelah tertangkap tangan membobol kotak amal di Masjid Ikhwanul Mu’minin, milik warga sekitar. Selain dipukuli, motor Kawazaki Kaze, N 5639 CV yang dikendarainya dibakar (berita dan foto terkait baca halaman Patroli).
Nyawa pria ini berhasil diselamatkan oleh petugas Polsek Gondanglegi yang datang ke lokasi. ‘’Ketika kami amankan, kondisinya sudah babak belur. Jika saja kami terlambat mengamankannya, kondisi tersangka bisa lain lagi,’’ kata Kapolsek Gondanglegi, Kompol Gatot Suseno.       
Informasi yang didapat, amuk massa itu terjadi sekitar pukul 09.15. Firman, panggilan sehari-hari tersangka, datang ke dusun tersebut sambil menenteng tas pinggang yang berisi dua linggis kecil. Berpura-pura mampir ke masjid, dia lantas memarkir motornya di halaman. Setelah itu duduk di dekat kotak amal, yang berada di teras masjid. Merasa kondisi sekitar masjid aman dan sepi, Firman pun mencongkel kotak amal yang ada di dekatnya.
‘’Saya membuka kotak amal itu dengan linggis yang saya bawa. Setelah saya paksa, kotak itu akhirnya terbuka,’’ ujarnya kepada Malang Post di Mapolsek Gondanglegi kemarin siang.
Sayang, ketika hendak mengambil uang yang ada di dalamnya, perbuatannya dipergoki Kinayati, 35 tahun, istri Syafi’i, sekretaris masjid yang rumahnya persis di depan masjid itu. Spontan, Kinayati meneriakinya pencuri.
‘’Saya gugup karena ketahuan. Saya kejar yang meneriaki saya sampai ke dalam rumahnya. Di sana, dia saya pukul dengan linggis. Wanita itu mengelak dan mengenai paha kanannya,’’ ungkap Firman. Namun, saat hendak memukul kedua kalinya, warga sekitar yang sudah mendengar teriakan Kinayati, berdatangan. Tubuh bapak dua anak ini diseret ke jalan kampung.   
Tanpa ada yang mengomando, mereka menghakimi Firman. Meski beberapa orang berusaha mencegah, namun warga berulangkali menghajar seluruh badannya.
Yang lainnya pun tidak mau ketinggalan. Melihat ada motor milik tersangka Firman ini, lantas menyeretnya keluar dari halaman masjid dan langsung membakarnya.
‘’Tidak ada yang mengomando untuk memukulinya. Yang pasti, warga spontan memukuli karena di masjid itu, pencurian kotak amal sudah beberapa kali terjadi. Untung saja polisi segera datang,’’ kata Saiful, warga sekitar. (agp/mar)