Pencuri Motor Diamankan

Syamsul Arifin di Polsekta Lowokwaru

LOWOKWARU – Syamsul Arifin yang tinggal di Jalan Selorejo Lowokwaru sejak Selasa (18/12) sore lalu harus meringkuk di sel tahanan Polsekta Lowokwaru. Pria asal Kabupaten Pamekasan, Madura ini ditangkap dengan tuduhan melakukan pencurian sepeda motor Suzuki FU nopol N 2580 CK milik Mohammad Zainul Mutaqin warga Jalan Aris Munandar, Klojen. Sebagai barang bukti, petugas juga mengamankan satu unit motor Suzuki Satria FU.
“Tersangka dan barang buktinya sudah kami amankan, saat ini masih dilakukan pengembangan, karena ada dugaan tersangka tidak hanya melakukan pencurian di satu TKP saja, melainkan di beberapa TKP,’’ ungkap Kapolsekta Lowokwaru AKP Bayu Indra Wiguno kepada Malang Post kemarin.
Bayu juga menjelaskan, tersangka melakukan pencurian Senin (20/8) lalu di Jalan Mawar Gg I, Kota Malang, saat korban bersilahturahmi ke rumah temannya di Jalan Mawar.  “Saat bersilahturami, korban memarkir motornya di tepi jalan depan rumakh temannya, dan oleh pelaku langsung diambil,” terang Bayu sembari mengatakan, usai hilang korban langsung melapor ke Polsekta Lowokwaru, yang selanjutnya direspon petugas dengan melakukan penyelidikan.
“Anggota langsung melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan sejumlah warga yang ada di TKP,’’ tambah Bayu. Upaya penyelidikan tersebut membuahkan hasil. Terbukti, 10 hari kemudian petugas mendapat informasi jika motor Satria FU milik korban parkir di Jalan Ciliwung. Dan petugas pun tidak menunggu lama, mereka langsung bergerak mencari motor yang nopolnya sudah diganti tersebut.
Begitu ketemu, petugas langsung melakukan pengecekan nomor mesin dan nomor rangka. Dan ternyata memang benar, motor itu milik korban yang hilang saat  ditinggal bersilahturahmi.
Namun saat itu, petugas tidak bisa seketika menangkap pelakunya, lantaran  Syamsul yang membawa motor tersebut kabur begitu melihat banyak warga dan polisi mengerubungi motor miliknya. Menurut Syamsul, saat itu dia pulang ke Pamekasan.
“Kami menunggu cukup lama, baru setelah itu ada informasi tersangka kembali ke Malang. Dan tadi malam dia terlihat nongkrong di Jalan Cengger Ayam. Dan saat itu juga dia kami tangkap,’’ kata pria dengan tiga balok di pundak yang mengatakan saat ditangkap Syamsul langsung menyerah, tanpa melakukan perlawanan.
Sementara kepada wartawan, Syamsul mengelak tuduhan mencuri. Sebaliknya, pria yang mengaku tidak memiliki pekerjaan tetap ini mengaku mendapatkan motor tersebut dari temannya bernama Wisnu warga Pasuruan. “Saya tidak mencuri, saya membeli motor tersebut dari  Wisnu seharga Rp 2.9 juta, lengkap dengan STNK nya,’’ kata Syamsul kemarin.
Tapi begitu, Syamsul sendiri berbelit saat petugas meminta Syamsul menjelaskan detail identitas Wisnu, dengan alasan dia tidak kenal. “Saya ditelepon oleh Wisnu menawarkan motor Satria FU. Saya sempat tidak mau, karena saya curiga jika motor tersebut  ‘tidak bener’ tapi karena saya juga butuh kendaraan, terpaksa sama membeli,’’ tandasnya. (ira/eno)