Kasus Pembunuhan dan Curanmor Meningkat

KEPANJEN – Hasil kinerja Reskrim Polres Malang tahun ini diklaim Kasatreskrim Polres Malang, AKP Decky Hermasnyah.lebih baik dibanding tahun lalu. Selain ada penurunan angka kejadian kriminalitas, penyelesaian sejumlah kasus yang dilaporkan juga mengalami peningkatan. Dari total 520 kasus yang dilaporkan ke Polres Malang pada 2012 ini, sebanyak 325 kasus sudah diselesaikan.
Hal itu dibuktikan dari rekapan data hasil analisa dan evaluasi kasus selama setahun ini. Dimana jika dibandingkan dengan tahun 2011 lalu, jumlah laporan yang masuk total 634 kasus, yang diselesaikan sebanyak 361 kasus. Sedangkan sisanya 273 kasus menjadi tunggakan perkara.
“Dari perbandingan kasus antara tahun 2012 dan 2011 tersebut, jelas diketahui kalau kasus kriminalitas di Kabupaten Malang ini menurun,” ungkap Decky kemarin.
Begitu juga untuk data kasus crime index sendiri, seperti kasus pembunuhan pada 2011 ada lima kasus dan yang bisa diselesaikan tiga kasus. Sedangkan 2012 meski ada 10 kasus pembunuhan, namun semuanya berhasil dituntaskan.
Kemudian kasus penganaiayaan berat, dari 111 kasus menjadi 67 kasus. Lalu kasus pencurian dengan kekerasan, dari 54 kasus menjadi 41 kasus. Kasus pencurian dengan pemberatan, dari total 414 kasus menjadi 334 kasus. Lalu kasus curanmor dari 204 kasus naik menjadi 207 kasus.
Kasus pencurian kawat telepon, dari 48 kasus turun menjadi 16 kasus. Dan kasus pencurian hewan dari 31 kasus turun menjadi 4 kasus. Selanjutnya kasus perjudian, dari 195 kasus menjadi 183 kasus. Serta illegal loging dari 33 menjadi 28 kasus.
“Hanya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menonjol dan mengalami peningkatan 15 persen di tahun 2012 ini. Namun dari semua laporan KDRT itu, sebanyak 85 persen kasusnya sudah kami selesaikan,” ujar mantan Kasatreskrim Polres Malang Kota ini.
Decky menambahkan, dari semua kasus di tahun 2012 tersebut untuk pelaksanaan penyelidikan dan penyidikan perkara dana yang digunakan sebesar Rp 468 Juta lebih, dari 259 kasus yang telah diajukan anggaran. Tinggal 66 perkara yang belum diajukan anggarannya.
“Dari hasil analisa ini, secara umum kinerja pada tahun 2013 nanti akan meningkat dan beban semakin berat. Itu terkait dengan perkembangan globalisasi dan kebijakan pemerintah dalam mendekati pemilu 2014,” ujarnya.(agp/eno)