Balita Tewas Kesetrum

KROMENGAN- Ini peringatan bagi orang tua yang memiliki balita untuk memantau setiap aktifitas buah hatinya. Jika tidak nasibnya bisa sama seperti Ardian Narendra, 1,5 tahun. Anak bungsu pasangan Amirul Mashudi, 34 tahun dan Ani Hardiah 43 tahun, warga Jalan Tirtonadi RT25 RW04, Desa Jatikerto, Kromengan tewas tersengat arus listrik kemarin di sekitar rumahnya. Dipaparkan ayah korban, saat itu pukul 11.30, anak kesayanganya tersebut sedang bermain dengan Afrizal, 5 tahun, anak nomor keduanya di belakang rumah milik Siti Mahmudah, 41 tahun, kerabatnya. Ketika bermain disekitar ruangan yang terdapat di halaman belakang itu, tiba-tiba Ardian mengalami kejang-kejang.
Hal ini membuat Afrizal berteriak keras serta menangis kencang yang membuat heboh warga sekitar. Siti Mahmudah yang mengetahui kejadian itu, menduga Ardian kesetrum. Dia pun berinisiatif mematikan aliran listrik di rumahnya. Seketika langsung menggendong korban, untuk dibawa ke RS Wava Husada, Kepanjen. “Sesampainya di rumah sakit, anak saya sudah dinyatakan meninggal oleh dokter yang memeriksa,” kata Amirul Mashudi. Diketahui saat bermain di sekitar ruangan yang menjadi tempat sarang burung, bocah malang itu memagang kabel yang digunakan untuk lampu dan penghangat telur burung.
Diduga, kabel itu telah mengelupas. Sehingga membuat bocah malang itu tersengat aliran listrik. Sebelumnya, Mashudi tak mengetahui kalau di tempat itu terdapat kabel listrik, yang berbahaya sehingga membuat anaknya tewas. Meskipun begitu, dia tak akan memperpanjang masalah ini. “Masalah ini sudah diselesaikan dengan kekeluargaan. Saya juga tak menyalahkan kerabat saya,” ujarnya. (big/mar)