Ibu Anak Dibacok Perampok

RAWAT : Nike dimintai keterangan petugas saat dirawat di RS Wafa Husada.

NGAJUM- Aksi perampokan menjelang Natal dan Tahun Baru 2013 makin marak. Bahkan aksi jalanan ini makin beringas. Kemarin siang, Ngatin, 41 tahun dan Nike, 18 tahun, anaknya menjadi korban kejahatan dua perampok, tidak jauh dari rumahnya di Dusun Sembon Timur, Desa/Kecamatan Ngajum. Selain berhasil merampas dompet yang berisi uang Rp 300.000, para pelaku juga sempat membacok kedua korban hingga mereka harus menjalani perawatan di RS Wafa Husada, Kepanjen. Ngatin mengalami luka bacok di jari tangan kanannya, sedangkan Ngatin dibacok persis di bahu kanannya. Kasus perampokan itu, mendapat penanganan serius anggota Polsek Ngajum dan tim Bury Sergap (Buser) Satreskrim Polres Malang.  
“Masih kami lakukan penyelidikan. Namun, setelah kami lakukan olah TKP termasuk memeriksa beberapa saksi mata, ciri-ciri pelaku dan plat nomor serta kendaraan yang dipakai para pelaku sudah diketahui,” ungkap Kapolsek Ngajum, AKP Sugeng Waskito ketika mengunjungi kedua korban di RS Wafa Husada. Bahkan informasi yang didapat Malang Post, anggota Buser sudah memburu kedua pelaku ke rumah dan melakukan penyanggongan di tempat mereka biasa nongkrong.
Sementara itu, peristiwa perampokan itu berawal ketika ibu dan anak ini berboncengan mengendarai motor hendak pergi ke pasar. Baru berjalan sekitar 200 meter dari rumahnya, tiba-tiba dua orang menggunakan sepeda motor, menghadang laju kendaraan yang dikemudikan Nike. Dengan cepat, salah satu pelaku mengeluarkan celurit dan diacungkan ke arah kedua korban. Sedangkan satu orang lagi menarik paksa dompet yang digenggam Ngatin. “Korban mempertahankan dompetnya dan melawan sehingga hal ini membuat para pelaku marah,” lanjut Waskito, panggilan akrab orang nomor satu di Polsek Ngajum itu.
Tanpa banyak kata, pelaku yang menggenggam celurit langsung mengayunkannya ke arah Ngatin. Korban berusaha menghindar sehingga mengenai bahu kanannya. Para pelaku semakin kalap saat kedua korban malah berteriak minta tolong.  “Setelah membacok ibu saya, tangan kanan saya yang jadi sasarannya,” ujar Nike. Begitu warga berdatangan, kedua perampok ini pun kabur. Mereka ditolong warga dan dilarikan ke RS Wava Husada Kepanjen. Lantaran lukanya cukup parah, Ngatin dan Nike dirawat secara intensif dan harus menjalani rawat inap. (big/mar)