Bandar Besar SS Diringkus

RINGKUS : Yudo Hadi Iswanto, tersangka SS yang diamankan Satreskoba Polres Malang Kota.

Polres Malang Kota Tangkap Warga Pasuruan
MALANG– Anggota Satreskoba Polres Malang mendapat tangkapan besar. Mat Kholil, 35 tahun, warga Dusun Baran, Desa Kambingan, Tumpang berhasil ditangkap, Kamis (20/12) malam di rumahnya. Menurut polisi, dia diburu karena menjadi bandar besar SS di Malang. Selain Kholil, sapaan tersangka, anak buah Kasatreskoba Polres Malang, AKP Pratolo Saktiawan itu juga mengamankan seorang tersangka lagi dan beberapa poket SS serta alat isapnya. Sayangnya, beralasan masih dalam pengembangan, Pratolo, panggilan perwira ini masih enggan memberikan keterangan lengkap. “Memang ada penangkapan. Dia dicurigai sebagai pengedar SS. Namun saat ini kami masih mengembangkan kasusnya. Selain itu kami juga masih menunggu hasil laporan pemeriksaan barang bukti di Puslabfor Polda Jatim. Apa benar hasil pemeriksaan barang bukti yang diamankan dari tangannya itu benar-benar SS,” ujarnya.
Mantan Kasatreskoba Polres Bangkalan ini juga menegaskan, kedua orang yang diamankan itu masih dalam pemeriksaan.
Petugas akan terus menggali keterangan dari keduanya untuk membongkar sindikat narkotika di wilayah Kabupaten Malang. Pasalnya, keduanya itu diduga berperan penting dalam perederan narkotika. Sementara itu, sumber Malang Post di Polres Malang mengungkapkan, nama Kholil juga lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Jatim. Dia menjadi target polisi, selain karena kasus narkotika juga terlibat jaringan pelaku curanmor. “Mat Kholil ini manjadi DPO Polda Jatim, setelah seorang temannya juga asal Tumpang, tertangkap kasus SS. Temannya mengaku mendapat pasokan barang dari Mat Kholil,” papar sumber ini.
Sementara itu, dalam waktu yang bersamaan, jajaran Satreskoba Polres Malang Kota juga menangkap Yudo Hadi Iswanto, 37 tahun, warga Jalan Palembon Gg VII, Prigen, Pasuruan. Makelar villa di Tretes ini dibekuk ketika hendak melakukan transaksi dengan pembelinya berinisial DN, di Terminal Arjosari. Barang bukti yang diamankan dari tangan tersangka, yakni satu poket SS seberat 0,5 gram seharga Rp 800.000. “Awalnya ketika ditangkap, dia sempat mengelak. Namun setelah dilakukan penggeledahan, akhirnya ditemukan sepoket SS dari balik rompinya,” kata Kasubag Humas Polres Malang Kota, AKP Dwiko Gunawan.
Dalam pemeriksaan, Yudo mengatakan kalau SS tersebut dibeli dari seorang temannya berinisial YT, warga asal Probolinggo yang kini masih dicari. Dia mengaku baru sekali membeli SS dengan harga Rp 800.000 dengan alasan disuruh DN. “Tersangka Yudo ini dijerat dengan Pasal 112 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika golongan I. Ancaman hukumannya maksimal 12 tahun kurungan penjara,” tandasnya. (big/agp/mar)