Ingin Pulang, Santri Ponpes Mencuri

TUTUP WAJAH: Muhammad Ridwan berusaha menutupi wajahnya.
DAU– Hanya gara-gara tidak punya uang untuk pulang ke Ngada, Kota Flores, Muhammad Ridwan, 15 tahun, dinihari kemarin nekat mencuri uang di Warnet Qois, Jalan Tirto Utomo, Landungsari, Dau. Tapi apes, bukannya mendapatkan uang, sebaliknya santri salah satu pondok pesantren (ponpes) di Bangil, Pasuruan ini justru berurusan dengan anggota Polsek Dau, lantaran aksinya tersebut diketahui oleh Saiful Anam, 25 tahun, warga Jalan Tlogomas Gg VIII, penjaga sekaligus pemilik warnet tersebut.  Yang menarik adalah, selain uang Rp 180.000, dari tangan tersangka petugas juga mengamankan empat unit HP. Dan saat dimintai keterangan petugas, Ridwan yang selama di Malang tinggal di Desa Beji, Junrejo, Kota Batu ini mengaku jika empat unit HP tersebut juga hasil mencuri di salah satu rumah di Jalan Diponegoro, Kelurahan Sisir, Kota Batu.
“Saya ingin pulang, tapi tidak punya uang. Selama dua tahun mondok, saya belum pernah pulang,” kata Ridwan, sapaannya.
Pencurian uang itu sendiri dilakukan Ridwan saat dia di warnet Qois. Awalnya, Ridwan datang untuk menyewa internet paket malam. Selama bermain internet, Ridwan terus menerus mengawasi sekelilingnya. Itu dilakukan untuk mencari kesempatan mencuri.  Baru sekitar pukul 02.30, Ridwan mendapatkan kesempatan. Saat itu kondisi warnet betul-betul sepi. Tidak hanya pengunjung warnet yang tertidur, Saiful yang saat itu berada di meja kasir juga tertidur. Dengan langkah perlahan, Ridwan mendekati meja Saiful, kemudian membuka laci. Ridwan pun langsung mengambil uang yang ada di laci tersebut. Begitu selesai mengambil uang, Ridwan menutup kembali laci meja kasir, dan dia kembali ke tempat duduknya.
Saiful sendiri mengetahui uangnya hilang sekitar pukul 05.00. Saat itu Saiful terbangun setelah ada salah satu pengunjung warnet yang akan membayar. “Saat membuka laci, pelapor kaget karena uang di dalamnya berkurang,” kata Kapolsek Dau, Kompol Zein Mawardi. Dia pun mencurigai Ridwan yang saat itu masih bermain internet. Hanya saja, Ridwan langsung mengelak, saat Saiful menuduhnya mencuri.  Bahkan saat itu Ridwan sempat bersumpah, jika bukan dirinya yang mencuri. Ridwan baru tidak berkutik saat Saiful menggeledah tasnya, dan menemukan uang Rp 180.000 serta empat unit HP di dalam tas tersebut. (ira/mar)