Polisi Ringkus Pencuri Isi Gudang

MALANG – Anggota Reskrim Polres Malang Kota tidak butuh waktu lama untuk mengungkap pelaku pencurian di gudang sembako milik Wiwien 38 tahun warga Jalan Ikan Layur IV Kota Malang, Senin (24/12) dinihari lalu. Buktinya, Selasa (25/12) tiga pelakunya masing-masing Nur Salim 21 tahun warga Pakis, Rudi Hartono 27 tahun warga Ampelgading dan Kristanto Wibowo, warga Trawas Mojokerto, berhasil ditangkap.
Menurut informasi, ketiga pelaku ini adalah karyawan gudang tersebut. “Dari penangkapan itu kami mengamankan barang bukti satu unit Blackberry, satu motor Yamaha Mio, dua HP merek Nokia, uang Rp 500 Ribu, satu keping CD rekaman CCTV dan dua kunci duplikat gudang,’’ kata salah satu sumber Malang Post di Polres Malang Kota.
Dijelaskan oleh sumber tersebut terungkapnya kasus pencurian ini sendiri tak lain berawal dari laporan korban ke Polres Malang Kota, Senin (24/12) lalu. Saat itu Wiwien mengatakan jika gudang sembako miliknya telah dimasuki pencuri dan membawa kabur barang-barang sembako serta bahan kue yang ada di dalam gudang, hingga korban menuai kerugian Rp 40 Juta.
Mendapatkan laporan tersebut, petugas pun langsung datang ke TKP. Tidak hanya melihat kondisi, tapi petugas juga meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk meminta rekaman CCTV yang ada di dalam gudang. “Setiap harinya gudang yang juga sebagai toko ini buka pukul 07.00 dan tutup pukul 17.00,’’ ucap sumber tersebut.
Dari hasil rekaman CCTV inilah kemudian petugas berhasil mendeteksi tiga pelaku. Mereka masuk gudang menggunakan kunci duplikat. Itu sebabnya, saat dilakukan olah TKP petugas tidak menemukan adanya kerusakan. “Setelah identitas satu persatu pelaku ditemukan, barulah kami melakukan penangkapan. Dan saat ini kami masih melakukan pemeriksaan terhadap ketiganya, karena ada kemungkinan pencurian itu dilakukan sejak lama,’’ tandas sumber tersebut.
Terpisah, Kasubag Humas Polres Malang Kota AKP Dwiko Gunawan membenarkan adanya penangkapan tiga pelaku pencurian di gudang sembako milik Wiwien di Jalan Ikan Layur IV. Hanya saja, karena masih dilakukan pengembangan, pihaknya belum bisa memberikan keterangan banyak terkait pengungkapan tersebut.(ira/eno)