Tak Diawasi, Balitas Tewas Tenggelam

KEPANJEN - Kejadian ini bisa jadi pelajaran bagi Ibu-Ibu yang masih memiliki balita. Bila tidak, bisa jadi seperti yang dialami Aldino Aprillio balita berusia 20 bulan yang tewas tenggelam di Sungai Karangpandan Kepanjen, Kemarin.
Kejadian itu berawal saat anak pasangan Sucipto 40 tahun dan Citarti 35 tahun warga Desa Karangpandan RT 5 RW 11 Kecamatan Pakisaji bermain di pinggir sungai yang ada di dekat rumahnya. Lantaran saat bermain tak diawasi, bocah malang tersebut terpeleset jatuh ke dalam sungai dan terseret arus hingga 1 Km dari lokasi kejadian.
Anak bungsu dari dua saudara itu ditemukan Sutrisno, perangkat Desa Gelanggang pukul 11.00 WIB saat mengecek saluran irigasi. Saat itu juga ia melaporkan kejadian itu ke Polsek Pakisaji.
"Setelah kami mendapat laporan, langsung menuju ke lokasi kejadian dan membaya jenazah bayi itu ke Puskemas Pakisaji," ujar Kapolsek Pakisaji, AKP Ni Nyoman Sri Efliandi kepada wartawan kemarin.
Sesampainya di Puskemas, bocah malang itu dinyatakan tewas oleh dokter. Setelah itu, petugas langsung mencari keberadaan orang tua korban ke Desa Karangpandan. "Lantaran aliran sungai ini dari Desa itu, membuat kami mencari ke sana dan akhirnya menemukan rumah orang tuanya" tandas wanita murah senyum ini.(big/eno)