Pakan Ternak Antar Agus dan Yudi ke Sel

TUMPANG –   Dua pegawai peternakan ayam di Dusun Baran Kidul Desa Kambingan Tumpang sejak Selasa (25/12) siang lalu harus meringkuk di sel tahanan Polsek Tumpang. Mereka adalah Agus Tri Sandi 19 tahun dan Yudi Santoso 21 tahun, keduanya warga Desa Kunci Kecamatan Poncokusumo yang ditangkap karena mencuri pakan ternak di tempatnya bekerja. Sebagai barang bukti, petugas juga mengamankan 100 kilogram pakan ternak.
Terungkapnya kasus pencurian ini berawal dari kecurigaan Zahroni selaku pemilik peternakan. Semula Zahroni yang datang ke peternakan curiga dengan suplai pakan ternaknya yang menipis. Karena sebelumnya ia telah menyetok pakan ternak hingga 10 hari mendatang.
Lantaran curiga, Zahroni pun mulai melakukan penyelidikan. Dia lebih dulu meminta keterangan Agus dan Yudi, yang menjadi kepercayaannya dan kerap tidur di peternakan. Namun begitu, keduanya mengaku tidak tahu menahu. Hingga akhirnya, Zahroni meminta keterangan dari warga.
Dari hasil investigasi tersebut, akhirnya Zahroni mendapatkan informasi jika dua karyawan kepercayaannya itu yakni Agus dan Yudi kerap menjual pakan ternak kepada warga. Sekalipun sudah tahu, tapi Zahroni tidak langsung menangkap, tapi menghubungi petugas Polsek Tumpang, yang kemudian langsung melakukan penyelidikan.
“Begitu ada pengaduan, kami langsung meminta anggota untuk melakukan penyelidikan dengan menyaru sebagai pembeli pakan ternak, kepada kedua tersangka,” kata Kapolsek Tumpang AKP Hartono.
Tidak disangka, keduanya langsung mengiyakan. Bahkan, dengan santai keduanya mengangkut 100 kilogram pakan ternak untuk diantarkan kepada petugas yang menyaru sebagai pembeli. “Saat memberikan pakan ternak itulah kemudian dua tersangka ini kami tangkap, termasuk barang buktinya juga kami amankan,’’ tandas Hartono sembari mengatakan jika keduanya dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.
Sementara Agus dan Yudi saat dimintai keterangan keduanya kompak mengaku hanya satu kali saja melakukan pencurian. Terkait banyaknya pakan ternak yang hilang, keduanya mengaku tidak tahu menahu. “Kami baru sekali ini mencuri, karena butuh uang, untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” tandas Yudi.(ira/eno)