Sehari, Terjadi Dua Kecelakaan

MALANG – Angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Malang selama 2012 meningkat. Dibandingkan 2011, ada peningkatan sekitar 6 persen lebih. Tahun lalu, jumlah kecelakaan terdata ada 531 kasus, sedangkan tahun ini menjadi 617 kasus. Sehingga jika dibuat rata-rata, maka sebulan ada 51 kasus atau 2 kejadian kecelakaan dalam sehari.
Kendati mengalami peningkatan kejadian, namun untuk jumlah korban yang meninggal dunia (MD) ataupun luka berat (LB) dan luka ringan (LR) dalam peristiwa kecelakaan ini menurun. Tahun 2011 jumlah korban MD sebanyak 152 orang. Korban LR ada 545 orang dan LB ada 6 orang.
Sedangkan di 2012 sampai tanggal 26 Desember, untuk korban MD sebanyak 140 orang. Korban LR ada 864 orang dan korban LB tidak ada. Dari data statistic, Unit Laka Lantas Polres Malang, angka kejadian kecelakaan lalu lintas selama 2012 ini, paling tinggi pada bulan Nopember. Yakni ada 69 kasus dengan jumlah korban MD ada 13 orang dan korban LR ada 88 orang. Sedangkan untuk korban MD sendiri, paling tinggi pada bulan Agustus dengan 19 orang.
‘’Dari jumlah kejadian kecelakaan dan korban yang meninggal dunia, kebanyakan adalah pengendara sepeda motor,’’ ungkap Kanitlaka Polres Malang, Iptu Haryanto.
Menurutnya, meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas di tahun 2012 ini karena ada peningkatan jumlah kendaraan. Namun lebar jalan sama sekali tidak bertambah. Selain itu, fasilitas jalan raya yang kurang mendukung. Yakni selain kondisi jalan yang bergelombang, juga masih ada jalan berlubang yang dibiarkan.
‘’Kesadaran masyarakat tentang rambu-rambu dan peraturan lalu lintas yang masih kurang atau rendah, juga menjadi penyebab terjadinya kecelakaan. Misalnya, untuk pengendara motor yang masih ada tidak memakai helm atau tidak menyalakan lampu utama pada siang hari,’’ terang Haryanto.
Untuk daerah yang rawan terjadi kecelakaan sendiri? Berdasarkan data jumlah kejadian selama 2012 ini, sepanjang jalan raya Pakisaji mulai dari Kebonagung sampai Kepanjen masih menjadi jalur tengkorak atau zona merah. Kemudian disusul Jalan Raya Banjararum – Singosari dan jalan raya di wilayah Kecamatan Dampit.
Langkah untuk menekan angka kecelakaan tersebut, selain terus melakukan sosialisasi tentang peraturan dan rambu-rambu lalu lintas, Satuan Lantas Polres Malang juga terus memberikan himbauan kepada pengendara untuk selalu berhati-hati. Terutama pada saat musim penghujan, dimana jalanan yang licin juga ditambah kepadatan arus lalu lintas karena masa liburan panjang.
‘’Kami menghimbau agar selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Dan masyarakat menyadari bahwa keselamatan berlalu lintas adalah suatu kebutuhan dan selalu jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas,” tambah mantan KBO Reskrim Polres Malang ini. (agp/avi)