Tiga Rumah Puri Cempaka Putih Dibobol

TKP : Rumah sekaligus kantor kursus mengemudi milik Suyanto jadi sasaran pencuri.
MALANG– Perum Puri Cempaka Putih I Kedungkandang Kota Malang, mulai rawan pelaku pencurian. Kamis (27/12) dini hari, pelaku yang diketahui dua orang beraksi di tiga rumah. Dua rumah berhasil dibobol, sedangkan satu rumah lagi gagal dimasuki lantaran lebih dulu kepergok.
Dua rumah yang disatroni itu adalah milik Adam Mahmud, 54 tahun di Blok F – 28. Di rumah ini pelaku berhasil membawa kabur satu buah laptop serta satu HP Smart Freen. Sedangkan satu rumah lainnya adalah rumah sekaligus kantor kursus mengemudi mobil Private milik Suyanto, 50 tahun, di Blok Z – 22. Di dalam rumah Suyanto ini, pelaku berhasil membawa kabur barang-barang berharga senilai sekitar Rp 50 juta. Diantaranya, dua buah laptop, dua BlackBerry, delapan HP berbagai merek, satu kalung emas serta uang tunai sebesar Rp 1,6 juta.
“Semua barang-barang tersebut diambil di kamar Sari dan Hellen (anak Suyanto, red) di lantai dua serta di ruang kantor kursus mengemudi di lantai satu,” ungkap Tatag Budi, 47 tahun, adik Suyanto kepada Malang Post saat ditemui di lokasi. Modus operandi yang dilakukan pelaku sendiri semuanya sama. Pelaku masuk dengan merusak jendela depan. Selanjutnya setelah berada di dalam pelaku langsung naik ke lantai dua menuju kamar untuk mengambil beberapa barang berharga. Setelah itu turun ke kantor ruang kursus mengemudi mengambil barang-barang lalu keluar lewat pintu depan kantor.
“Saat kejadian itu, sebenarnya di rumah ini (rumah Suyanto) ada delapan orang. Namun sama sekali tidak ada yang mendengar karena seperti orang kesirep. Kejadian sendiri, baru diketahui pagi harinya ketika kami bangun dan melihat jendela terbuka serta ruang kantor berantakan,” ujar Tatag. Melihat kondisi ruangan berantakan dan yakin baru saja kemalingan, pagi itu juga korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke petugas Polsekta Kedungkandang. Petugas sendiri yang mendapat laporan langsung datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP.
“Semalam itu ada tiga rumah yang mau disatroni. Selain di sini (rumah Suyanto), juga di rumah Blok F. Sedangkan satu rumah gagal dimasuki karena kepergok pemiliknya. Pelakunya dua orang kabur dengan mengendarai sepeda motor,” tutur Budi warga sekitar. (agp/mar)