Manager SPBU Tertipu

MALANG– Sudah jatuh tertimpa tangga. Kiasan itu tepat diberikan kepada Adi Nasution, 34 tahun, warga Jalan Kemantren Gg III Malang. Bagaimana tidak setelah dua anak buahnya menjadi korban perampokan saat akan menyetorkan uang ke Bank Mandiri Cabang Wahid Hasyim Rabu (26/12) lalu, Jumat (28/12) lalu justru dirinya yang kena tipu, yang menggunakan modus mengaku sebagai anggota polisi. Akibatnya, manager operasional SPBU SPBU PT Amasar Inti Nusantara, Jalan Raya Lansep inipun harus kehilangan uang Rp 15 juta. Tak pelak, kasus penipuan ini sendiri oleh Adi langsung dilaporkan ke Polres Malang Kota.
Informasi yang berhasil dihimpun, penipuan itu terjadi berawal saat Adi yang sedang bekerja di SPBU mendapat telepon dari pelaku. Saat itu pelaku yang menghubungi telepon kantor SPBU mengaku sebagai anggota reskrim Polres Malang Kota, dan memberitahukan jika pelaku perampokan sudah tertangkap, dan uang hasil rampokan senilai Rp 210 juta sudah diamankan, dan masih utuh.
Kabar tersebut tentu saja membuat Adi gembira. Bahkan, saking gembiranya dia langsung mengiyakan saat pelaku meminta uang Rp 15 juta, sebagai ganti operasional dalam melakukan pengejaran. Saat itu Adi yang sedang berada di ruangan langsung keluar. Dan tanpa pikir panjang, dia langsung pergi ke ATM Mandiri cabang Wahid Hasyim, untuk mentransfer uang yang diminta pelaku.  Setelah uang tersebut terkirim, Adi langsung menghubungi nomor HP yang sempat diberikan pelaku. Tapi begitu, Adi was-was mulai panik, lantaran saat itu nomor HP 081284378156 yang diberikan pelaku kondisinya tidak aktif. Bahkan hingga berulangkali nomor HP tersebut dihubungi , namun terus tidak aktif.  (ira/mar)