Polisikan Suami Suka Main Tangan

SINGOSARI- Sri Wahyuni, 31 tahun warga Jalan Suropati, Desa Losari, Singosari datang ke Mapolsek Singosari, kemarin siang. Dia melaporkan suaminya sendiri, Nur Suhakim, 38 tahun, yang sering marah-marah dan memukul dirinya. Sri mengalami luka robek pada kaki kiri, dahi bengkak, tangan luka bekas gigitan, dan kedua pipi memerah akibat tamparan. Luka ini akibat pemukulan yang dilakukan oleh suaminya, hari Jum’at kemarin siang. Saat itu Sri yang baru pulang dari rumah temannya di Blimbing, Kota Malang langsung dipukul dengan ikat pinggang oleh Nur.
Diperoleh keterangan dari kakak korban, Sahrul, 39 tahun, juga warga Desa Losari, Kecamatan Singosari, tidak dapat memastikan penyebab pemukulan itu. Dia menduga pemukulan ini terjadi karena Sri pulang dari Blimbing tanpa membawa uang. Menurutnya Nur, sudah lama menganggur. Bila butuh uang, Nur memerintahkan Sri mencari pinjaman pada teman atau tetangganya. Sahrul mengetahui kejadian pemukulan itu dari tetangga Sri. Saat itu terdengar teriakan dari dalam rumah wanita yang mempunyai dua orang ini. Yang ternyata, saat itu Nur sedang memukuli istrinya tersebut. “Tetangga, memberitahukan kepada saya, terdengar teriakan dari dalam rumah adik saya,“ katanya, saat melapor.
Karena penasaran, otomatis membuat Sahrul mendatangi rumah Sri. Sahrul mengungkapkan Nur dan Sri menikah pada 2001 silam. Hubungan pasangan suami-istri awalnya harmonis. Nur mulai sering marah setelah anak pertamanya lahir. Menurutnya Nur sering menuduh Sri selingkuh. “Kadang tanpa sebab, dia tiba-tiba marah. Sri baru lapor hari ini karena sudah tidak tahan dengan ulah suaminya,” tambahnya. Kapolsek Singosari, AKP Arif Eko Prasetyo menyatakan akan mengkonfirmasi keterangan korban pada tersangka. Bila pemukulan itu benar, pihaknya juga butuh keterangan dari saksi. Dia berjanji akan segera memanggil tersangka dan saksi untuk dimintai keterangan. (big/mar)