Gelapkan Dua Motor

Tumiyati

MALANG– Tiga kali keluar masuk penjara, belum membuat Tumiyati, 40 tahun ini kapok. warga Desa Sumbersuko RT28 RW07 Tajinan itu, sejak Rabu lalu kembali berurusan dengan polisi. Dia ditangkap anggota unit reskrim Polsekta Sukun, karena menggelapkan sepeda motor Yamaha Vega N 5594 FY milik Wakit, 58 tahun, warga Jalan Anggrek Putih, Desa Sawahan Turen. “Selain menangkap tersangka Tumiyati tersebut, kami juga mengamankan barang bukti sepeda motor milik korban yang digelapkan. Motor tersebut kami sita dari seseorang di wilayah Lumajang,” ungkap Kapolsekta Sukun, Kompol Lukman Cahyono. Penggelapan sepeda motor yang dilakukan Tumiyati ini sendiri, terjadi pada 14 Nopember 2012 lalu di Pasar Induk Gadang. Saat itu Tumiyati mendatangi korban yang memiliki bedak buah di Pasar Induk Gadang tersebut.  Begitu ketemu, Tumiyati yang pernah terlibat kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur dan penodongan ini, meminjam sepeda motor milik korban. Alasannya sepeda motor tersebut akan digunakan untuk menjemput kekasihnya di wilayah Mergosono, Malang.
Karena kenal dan sama sekali tidak curiga, korban meminjamkan saja motornya. Tetapi setelah ditunggu-tunggu sampai lama, ternyata Tumiyati tidak kunjung datang. Akhirnya korban yang sadar telah menjadi korban penipuan lantas melaporkan ke petugas Polsekta Sukun. “Berdasarkan laporan tersebut, kami lalu melakukan penyelidikan. Hasilnya, Tumiyati ini berhasil kami amankan saat jalan-jalan di depan RSSA, Jalan Jagung Suprapto Malang. Selanjutnya dia kami keler untuk menunjukkan barang bukti motornya,” terang Lukman.
Sementara itu, Tumiyati sendiri mengatakan sepeda motor Yamaha Vega yang dipinjam dari Wakit digadaikan kepada seseorang warga Lumajang sebesar Rp 2,1 juta. Uangnya habis untuk makan-makan dan berjudi. Tumiyati sendiri juga mengakui kalau 18 Desember 2012 lalu, dirinya menggelapkan sepeda motor Honda Revo milik Parman, warga Desa Krebet, Bululawang. “Sepeda motor itu juga saya gadaikan di Lumajang sebesar Rp 1,8 juta. Uangnya habis untuk makan dan mencukupi kebutuhan keluarga,” katanya. (agp/mar)