Semalam, Empat Rumah Dibobol

TKP : Rumah Lie Thiam Hong yang menjadi sasaran pencuri.

MALANG– Sistem keamanan di Perum Dirgantara Malang perlu ditingkatkan lagi. Seperti yang terjadi Rabu (2/1) dini hari lalu. Dalam semalam, empat rumah disatroni kawanan pencuri. Hanya saja, dari empat rumah yang kemalingan itu, cuma satu saja yang melaporkan ke petugas Polsekta Kedungkandang. Yakni Lie Thiam Hong, 45 tahun, warga Jalan Simpang Dirgantara III, Blok A3 – 43 Malang. Sedangkan tiga korban lainnya yang berada di Jalan Simpang Dirgantara II Blok A2, tidak melaporkannya ke polisi. “Kejadiannya hampir bersamaan, namun hanya satu yang laporan. Sedangkan tiga korban lainnya sepertinya tidak melapor. Kemarin polisi yang melakukan olah TKP, hanya di rumah ini (rumah Lie Thiam Hong, red),” ungkap Suwarno, petugas security perumahan tersebut. Yang menarik, aksi kawanan pencuri ini terbilang cukup berani. Sebab rumah Lie Thiam Hong, yang menjadi sasaran aksinya berdekatan dengan rumah dua perwira polisi. Yakni rumah Kapolsekta Blimbing, Kompol Rofik Ripto Himawan dan Kapolsekta Sukun, Lukman Cahyono.
“Kalau saja korbannya langsung berteriak maling begitu mengetahui rumahnya kemalingan, mungkin pelakunya bisa tertangkap. Sebab, pelakunya sempat berpapasan dengan saya. Tetapi saya tidak mengira kalau mereka itu adalah pencuri,” ujar pria 49 tahun tersebut. Aksi pencurian sendiri, saat itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.00. Pelaku yang semuanya diduga berjumlah sekitar 6 orang ini, beraksi dengan membagi tugas. Dua pelaku beraksi di rumah Lie Thiam Hong, sedangkan empat pelaku lainnya beraksi di Jalan Simpang Dirgantara II Blok A2.
Modus operandi yang dilakukan pelaku sama, yaitu dengan mencongkel jendela depan lalu masuk ke dalam rumah. Sasarannya adalah laptop dan HP. Di rumah Lie Thiam Hong, selain mengambil laptop Toshiba, handycam, dua BlackBerry, Tablet serta empat HP Nokia ikut diambil. Total kerugiannya diperkirakan mencapai Rp 15 juta. Pencurian itu sendiri, diketahui setelah istri Lie Thiam Hong terbangun dari tidur. Dia kaget setelah melihat HP miliknya yang semula ditaruh di atas meja tidak ada. Setelah dicek dan ternyata jendela terbuka, korban lalu melaporkan ke petugas security yang selanjutnya melaporkan ke petugas Polsekta Kedungkandang. (agp/mar)