Residivis Pembunuhan Tertangkap Kasus Narkoba

NARKOBA : Polisi menunjukkan Ahmad Mualim dan sabu-sabu yang diamankan.

MALANG– Residivis kasus pembunuhan, Ahmad Mualim, 34 tahun, warga Jalan Temenggungan Ledok, Kelurahan Kesatrian, Malang kembali berurusan dengan pihak yang berwajib. Tapi tidak lagi melakukan pembunuhan, melainkan ditangkap karena kedapatan membawa Sabu-Sabu (SS). Kasubag Humas Polres Malang Kota, AKP Dwiko Gunawan menjelaskan, Mualim ditangkap anggota Satreskoba Polres Malang Kota, Kamis (3/1) malam lalu, di Jalan Muharto (depan pertokoan Indomaret). Sebagai barang bukti, petugas mengamankan dua klip SS total seberat 0.5 gram.  “Dua klip SS tersebut ditemukan di tempat terpisah, satu klip ditemukan dalam bungkus rokok, sedangkan satu klip lagi ditemukan di dalam potongan sedotan kecil yang ada di saku belakang bagian kanan celana yang dipakai tersangka,” terang Dwiko.
Database polisi, Mualim bukanlah nama baru di dunia narkoba. Selain namanya kerap disebut para pengguna dan pengedar lainnya yang telah ditangkap, Mualim juga sering mendapatkan suplai narkoba dengan jumlah besar.  Itu sebabnya, petugas pun terus memata-matai Mualim. “Selama tiga minggu anggota bergerak, mencari informasi termasuk keberadaan tersangka,” lanjutnya.  Upaya tersebut membuahkan hasil, tepatnya Kamis siang lalu petugas mendapat informasi jika Mualim baru saja mendapatkan suplai SS, dan SS tersebut juga akan diberikan kepada pembelinya. Awalnya petugas sempat pesimis, jika pria yang baru keluar LP Lowokwaru tahun 2010 lalu melakukan transaksi di Jalan Muharto.
Namun karena kesabarannya, petugas pun mendapat titik terang, seiring datangnya Mualim. “Anggota tidak mau terlambat, setelah mengetahui tersangka datang langsung ditangkap,” tandas perwira ini. Sementara itu, kepada wartawan Mualim mengelak akan menjual dua klip SS tersebut. Sebaliknya, pria yang mengaku kecanduan SS sejak keluar dari LP Lowokwaru ini mengatakan jika SS tersebut akan dipakai sendiri.  “Rencananya akan saya pakai bersama teman-teman. Tidak untuk dijual,” papar dia. Namun dia bungkam ketika ditanya asal SS yang membuatnya masuk ke jeruji besi kembali. (ira/mar)