Kuntjoro : Pembuatan AJB Sesuai Prosedur

BUKTI : Kuntjoro Wihono menunjukan bukti pengesahan AJB.

KARANGPLOSO- Sukirman, 51 tahun, warga Dusun Genitri, Desa Kedungrejo, Pakis siap-siap gigit jari. Ditemui di kantornya, notaris Kuntjoro Wihono SH, membantah tuduhan pemalsuan surat Akta Jual Beli (AJB) yang dialamatkan kepadanya. Bahkan, untuk membuktikan dia tidak bersalah, pria yang tinggal di  Desa Ngijo, Karangploso tersebut memenuhi panggilan Satreskrim Polres Malang, besok. Kepada Malang Post, dia memaparkan bila  pengesahan AJB itu sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku dan aturan. “Saya mengesahkan AJB itu setelah tandatangannya lengkap. Mulai pembeli, penjual, ahli waris, hingga saksi sudah membubuhkan tanda tangan di AJB itu,“ ucapnya gamblang.
Meskipun, Kuntjoro tak bisa memastikan bahwa tandatangan yang ada di AJB itu asli ataukah palsu. Lantaran, saat dilaksanakan proses tandatangan tahun 2010 lalu, diserahkan kepada Rachardian ST, pegawai freelance (lepas) yang bekerja di kantor notarisnya. Pria lulusan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya ini, menegaskan hanya mengesahkan AJB yang dibuat oleh Rachardian. “Semua seluk beluk jual beli itu, yang tahu ya Dian (panggilan Rachardian). Mulai pembeli, penjual, nominal jual beli, sampai kesepakatan harga administrasi. Semuanya diurus oleh Dian,” jelas Kuntjoro. Sementara itu, melalui penelusuran yang dilakukan oleh pihaknya, memang mengakui terdapat kejanggalan dari proses jual beli itu.
Lantaran sebelumnya, Siti Nurifah, istri Sukirman memang memiliki utang Rp 5 juta pada Widya Rachmawati, 39 tahun, warga Jalan Digul Malang. “Namun setelah saya mendatangi rumah Widya, yang bersangkutan tak ada di tempat dan terkesan menghilang. Kuncinya ada pada Widya,” ungkap dia. Saat menyampaikan keterangan kepada kepolisian, dia juga meminta agar Widya ikut dihadirkan. “Kalau tidak bisa, terpaksa saya akan melaporkan yang bersangkutan,“ pungkasnya.  Seperti diketahui, Kuntjoro dilaporkan ke Satreskrim Polres Malang, oleh Sukirman yang berdinas di Denpom V/3 Brawijaya. Dia diduga kuat membuat AJB palsu, yang menyatakan seakan-akan Sukirman telah menjual rumah seluas 262 meter persegi yang ditempatinya sekarang. (big/mar)