Gadis SMP Jadi Korban Asusila

DILIMPAHKAN :Tersangka Arip dilimpahkan ke UPPA Polres Malang, kemarin siang.

SUMAWE– Kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur kembali terjadi. Sintia, seorang siswi kelas II SMP di Sumbermanjing Wetan (Sumawe) melapor ke polisi karena menjadi korban asusila yang dilakukan Arip, 27 tahun, warga Dusun Tegalrejo, Desa Pakel, Sumbermanjing Wetan. Kasus yang menimpa gadis asal Dusun Donorejo, Desa Sumbermanggis, Sumbermanjing Wetan ini pun dalam penanganan khusus anggota Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Malang. “Kasusnya menyangkut asusila, sehingga tersangka dan berkasnya dilimpahkan ke Polres Malang. Kami hanya sebatas mengamankannya saja,” ungkap Kapolsek Sumbermanjing Wetan, AKP Farid Fathoni.
Kepada Malang Post, Feri, saudara korban menjelaskan, perbuatan asusila yang dilakukan Arip ini terbongkar Sabtu (5/1) malam.  Saat itu, Sintia yang selama ini tinggal bersama neneknya, berpamitan untuk buang air ke sungai yang tak jauh dari rumahnya.  Ternyata diam-diam, Sintia menemui Arip. “Apa hubungan Sintia dengan Arip itu saya tidak tahu. Namun ngakunya hanya sekedar teman. Tetapi dugaan saya mereka ini pacaran,” ujar Feri. Lantaran sampai pukul 22.30, Sintia tidak kunjung pulang, neneknya yang takut terjadi apa-apa lantas meminta tolong Feri untuk mencarinya. Feri pun bersama empat temannya, yakni Adi, Yudi, Febri serta Yudha melakukan pencarian.
Ketika dicari-cari, Sintia terlihat keluar dari kebun kopi yang jaraknya sekitar 100 meter dari rumahnya. Dia lalu dibawa ke rumah Feri dan ditanya tentang keberadaannya di tengah kebun kopi. Saat itu Sintia mengaku kalau baru saja menjadi korban asusila yang dilakukan Arip. Mendapat pengakuan itu, Feri dan teman-temannya lantas memberitahukan ke perangkat desa. Selanjutnya bersama warga dan perangkat desa mencari keberadaan Arip. “Mulanya kami cari ke kebun kopi, ternyata dia sudah tidak ada. Arip baru ditemukan di rumahnya. Saat itu juga, dia digelandang ke kantor desa sebelum diserahkan ke Polsek Sumbermanjing Wetan,” tegas Feri. (agp/mar)