Bobol Rumah Mantan Majikan

BARANG BUKTI : Muhammad Soleh didampingi petugas bersama barang buktinya.

MALANG– Berdalih butuh uang untuk bayar listrik yang sudah nunggak tiga bulan, Muhammad Soleh, warga Jalan Kaliurang Barat Gg 7 Malang nekat melakukan tindak kriminalitas. Pria 34 tahun ini, mencuri TV dan beberapa ekor burung berkicau milik Sayuti, 50 tahun, warga Jalan Letjen Sutoyo IV Malang, pada awal Januari lalu.  Akibat perbuatannya itu, pria yang bekerja sebagai tukang gali kubur inipun harus meringkuk di balik sel Mapolsekta Lowokwaru, sejak siang kemarin. Dia ditangkap setelah petugas mendapat bukti kejahatannya.. Sebagai barang buktinya, petugas mengamankan TV merek LG 27 inci yang dicuri serta pakaian tersangka yang digunakan mencuri.
“Barang bukti tersebut kami amankan dari dalam rumah tersangka. Kini kasusnya masih kami kembangkan, apakah ada tindak kejahatan lain yang dilakukan tersangka ini,” ungkap Kapolsekta Lowokwaru, Kompol Bayu Indra Wiguno. Aksi pencurian yang dilakukan Soleh sendiri, terjadi pada 1 Januari lalu sekitar pukul 14.30. Sebelum beraksi mencuri, tersangka Soleh ini terlebih dahulu pesta minuman keras (miras) bersama beberapa temannya di TPU Samaan.  Setelah habis beberapa liter arak, dalam kondisi mabuk Soleh lalu meminjam motor milik Hendra, temannya dengan alasan untuk mengantarkan temannya pulang. Usai mengantarkan temannya pulang, Soleh yang mengaku butuh uang untuk bayar listrik, lantas merencanakan pencurian di rumah Sayuti.
“Dia (tersangka, red) tahu betul kalau siang itu di rumah Sayuti sedang kosong. Pasalnya tersangka dulunya pernah bekerja sebagai tukang bersih-bersih di rumah korban,” terang mantan Kasatreskrim Polres Malang ini. Dengan sarana sepeda motor Honda Beat milik temannya itu, Soleh lantas mendatangi rumah mantan majikannya. Setibanya dia lalu memarkir motor di depan rumah korban. Selanjutnya dia masuk ke dalam rumah dengan melompat pagar belakang, yang kemudian masuk melalui jendela. Begitu berhasil masuk, selain mengambil TV Soleh juga mengambil dua ekor burung cendet, seekor burung prenjak dan satu ekor burung tledekan. Sukses dengan curiannya itu, tersangka lalu pulang untuk menaruh barang curian.
“Kalau burungnya, sebagian sudah saya jual dan sebagian lain lepas. Uangnya saya gunakan untuk membayar listrik dan kebutuhan rumah. Sedangkan untuk TV masih belum sempat terjual,” ujar Soleh. Terungkapnya pencurian itu sendiri, bermula dari petugas yang mendapat laporan dari korban tentang pencurian tersebut.. Dari laporan itu, petugas lalu melakukan penyelidikan. Salah satu saksi mengatakan sempat melihat Soleh mondar-mandir di depan rumah korban. Berdasarkan keterangan itulah, petugas berhasil menangkap Muhammad Soleh. (agp/mar)