Mahasiswa Babak Belur Dimassa

MALANG– Seorang mahasiswa salah satu PTS di Malang, Jumat (11/1) siang babak belur dihakimi warga di parkiran Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (UB) Malang. Yakni Candra Irawan, 22 tahun, asal Dusun Krajan Tengah, Desa/Kecamatan Tempeh, Lumajang. Tersangka yang kos di Jalan Klayatan II Malang ini, dimassa setelah kepergok mencuri helm merek INK milik Yahya Wahyu Prasetya, 21 tahun, warga Jalan Satsui Tubun I Malang. Begitu kondisinya babak belur, bersama dengan barang bukti helm warna ungun yang dicuri, tersangka langsung diserahkan ke petugas Polsekta Lowokwaru. “Yang bersangkutan sudah kami tahan. Dan sekarang kami masih mengembangkan kasusnya apakah ada TKP lainnya,” ungkap Kapolsekta Lowokwaru, Kompol Bayu Indra Wiguno. Pencurian itu, dilakukan sekitar pukul 14.30. Mahasiswa semester akhir jurusan Bahasa Inggris ini, mengaku berangkat dari tempat kosnya untuk pergi jalan-jalan sekaligus membeli obat. Dia pergi dengan mengendarai sepeda motor Honda Tiger. Sebelum membeli obat, dia putar-putar terlebih dahulu di wilayah Kota Malang. Selanjutnya dengan alasan istirahat, dia berteduh di dekat parkiran Fakultas Pertanian UB Malang. Saat berteduh itu, tersangka melihat ada helm merek INK yang ditaruh di atas spion motor. Karena beranggapan helm tersebut bisa dijual, tersangka lalu muncul niatan untuk mencuri. Setelah mengawasi kondisi sekitar aman, tersangka lalu mendekati helm itu yang kemudian mengambilnya. Namun apesnya, ketika mau membawa kabur hasil curiannya itu, aksinya dipergoki oleh seorang satpam yang kemudian meneriaki maling. Dia pun dihajar beramai-ramai “Saya itu mau membeli obat sakit sesak nafas. Helm itu rencananya mau saya jual untuk membeli obat,” ujar Candra. (agp/mar)