Perbaiki Raket Nyamuk, Tewas

PONCOKUSUMO- Berniat hendak memperbaiki raket nyamuk yang rusak, seorang warga Desa Karanganyar RT 10 RW 05, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, siang kemarin meregang nyawa secara tragis. Korban bernama Gufron, 50 tahun, tewas setelah tangannya tak sengaja menyentuh aliran listrik dari stop kontak.
Kapolsek Poncokusumo, AKP Timbul Wahono, mengatakan insiden itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu di dalam rumah juga terdapat anak dan istri korban. Dari penyelidikan yang telah dilakukan, diperoleh keterangan bahwa saat Gufron memperbaiki raket pembasmi nyamuk dengan menggunakan solder, tangan kirinya tak sengaja menyentuh stop kontak yang kawat kabelnya terbuka.
“Buktinya tangan kiri korban mengalami luka bakar. Setelah tersengat listrik, korban langsung meninggal dunia saat itu juga,” kata Timbul.. Meski tangan kiri korban terbakar, dia menduga bahwa kematian korban adalah lebih karena riwayat penyakit jantung yang dideritanya.
Mengenai penyakit jantung tersebut, menurut Timbul bisa terlihat dari berat badan korban yang terlalu berlebih alias obesitas. Sayangnya saat polisi berniat untuk melakukan otopsi terhadap jenazah korban demi memastikan penyebab kematiannya, keluarga korban menolak.
Penolakan itu mereka berikan dengan memberikan surat pernyataan yang menyebutkan bahwa pihak keluarga bisa menerima kematian tersebut sebagai kecelakaan. “Karena keluarga korban menolak visum, jadi setelah surat penyataan dibuat, jenazah korban langsung dimakamkan siang (kemarin siang) tadi  juga,” tutup Timbul. (big/aim)