Tewas Gantung Diri Dekat Pura

EVAKUASI : Petugas dibantu warga mengevakuasi jenazah Nuryadi.

MALANG– Ketenangan warga sekitar Pura Luhur Dwijawarsa, Lesanpuro – Kedungkandang, sore kemarin mendadak gempar. Itu setelah terdengar kabar kematian Nuryadi, 30 tahun yang tidak wajar. Warga Jalan Ki Ageng Gribig, RT07 RW01, Kedungkandang ini tewas tergantung di pohon nangka di tengah kebun tebu, yang lokasinya tak jauh dari pura. Dipastikan kematian korban ini karena gantung diri. Namun untuk memastikan penyebab kematian sebenarnya, kemarin usai dievakuasi petugas berencana untuk membawa jenazah korban ke kamar mayat RSSA Malang. “Rencana akan kami bawa ke kamar mayat untuk dimintakan visum. Namun kami masih berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak keluarga,” ungkap salah satu anggota Polsekta Kedungkandang di lokasi.
Menurut Nuri, tetangga sekaligus ketua RT07, mengatakan kali pertama yang mengetahui korban tewas gantung diri adalah seorang warga yang kebetulan sedang melintas di lokasi. Saksi yang saat itu mau merumput, kaget setelah melihat korban tewas tergantung di pohon. Lantaran takut, saksi lalu memberitahukan kepada warga sekitar yang kemudian dilaporkan kejadian itu ke Polsekta Kedungkandang.  Petugas yang mendapat laporan pun langsung datang ke lokasi untuk mengevakuasi tubuh korban. “Korban ini gantung diri kemungkinan karena depresi,” ujar Nuri.
Ditambahkannya, sebelum diketahui gantung diri, Kamis (17/1) malam, korban diketahui sempat nongkrong dan minum kopi bersama dirinya dan beberapa warga. Ketika nongkrong itu, korban juga sempat mengutarakan supaya warga membunuhnya dengan cara dipentung sembari membawa potongan kayu. (agp/mar)