Tiga Pengedar Pil Koplo Tertangkap

DIAMANKAN : Satreskoba Polres Malang Kota menunjukkan pengedar pil koplo.

MALANG– Tewasnya ABG di Turen karena overdosis obat-obatan terlarang, langsung direspons aparat kepolisian. Polisi terus mempersempit perederan pil koplo di wilayah Kota Malang. Kamis (17/10 lalu, Satreskoba Polres Malang Kota, menangkap dua pengedar pil koplo jenis LL. Tersangkanya Idrus alias Idok, 19 tahun, warga Jalan IR Rais Gg I Malang dan Dedy Catur alias Debok, 28 tahun, warga Jalan S Supriyadi VI Malang. Mereka diringkus petugas di rumahnya masing-masing. “Selain menangkap keduanya, kami juga mengamankan barang bukti ribuan pil koplo jenis LL. Barang bukti tersebut kami temukan di rumah masing-masing kedua tersangka,” ungkap Kasubag Humas Polres Malang Kota, AKP Dwiko Gunawan.
Penangkapan kedua kuli bangunan ini, bermula dari petugas yang mendapat laporan kalau Idok mengedarkan pil koplo. Berangkat dari informasi tersebut, petugas lantas melakukan penyelidikan. Hasilnya Idok pun berhasil ditangkap di rumahnya. Dari tangannya, polisi mengamankan 240 butir pil koplo serta uang sebesar Rp 20.000. Dari penangkapan Idok ini, petugas lalu mengembangkan kasusnya dengan menangkap Debok di rumahnya. Debok ikut ditangkap karena dia yang memasok pil koplo LL itu kepada Idok. Lima dus berisi 500 butir pil LL dijual dengan harga Rp 250 ribu. “Dari Idok itu, kemudian dijual lagi eceran kepada orang. Setiap satu tik berisi 8 butir dijual seharga Rp 20.000,” ujar Dwiko.
Sedangkan Debok sendiri, dalam pemeriksaan mengaku mendapatkan pil koplo itu dari seorang temannya asal Kota Malang yang kini masih diburu oleh anggota Satuan Reskoba Polres Malang Kota. Lima dus pil koplo dibelinya dengan harga Rp 200 ribu. “Tersangka Debok ini membeli pil koplo lalu dijual lagi kepada Idok hanya untuk mencari keuntungan,” tuturnya. Sedangkan unit reskrim Polsek Wagir juga berhasil mengamankan Roni Hidayat, 19 tahun, warga Dusun Silir, Desa/Kelurahan Bakalan Krajan RT03 RW03  Malang. Dari tangannya, petugas juga mengamankan barang bukti lima gulung alumunium foil berisi pil LL dan uang Rp 50.000. “Masing-masing gulungan alumunium foil tersebut berisi 10 pil double L warna putih,” kata Kapolsek Wagir, AKP Suryono, kemarin. (agp/big/mar)