Asyik Mandi, Bocah SD Terseret Arus

GEDANGAN- Peristiwa kali ini bisa menjadi pelajaran bagi siapa saja agar lebih berhati-hati. Bila tidak, seperti yang menimpa Rudi, 8 tahun, warga Dusun Pecaton, Desa/Kecamatan Gedangan. Bocah yang masih duduk di kelas II SDN Ringinsari 03 itu, tewas terhanyut di sungai pemandian umum desa tersebut. Kejadian itu berawal sekitar pukul 14.30 kemarin. Anak pasangan suami istri Pardi 45 tahun dan Tiyeh, 42 tahun, seperti biasanya sebelum berangkat mengaji, korban mandi bersama empat temannya yakni Sohib, Adi, Andri dan Rustam. Sedang asyik mandi di sungai, tiba tiba korban terbawa arus sungai yang cukup kuat. Melihat kejadian itu, teman temannya pun sontak meminta tolong warga sekitar.
“Warga sekitar yang datang, tak berhasil menyelamatkan korban,” kata Kapolsek Gedangan, AKP Daud Z Patty, saat dihubungi wartawan kemarin. Mengetahui hal itu, warga dibantu kepolisian dan tim SAR, langsung melakukan pencarian. Hasil pencarian itu, jasad Rudi akhirnya ditemukan 30 menit setelah kejadian. “Korban terseret arus sekitar 100 meter dari lokasi kejadian. Tepatnya ditemukan di Sungai Belik,“ ungkap Patty. Dari hasil penyelidikan sementara yang dilakukan oleh kepolisan, korban hanyut diduga terseret arus yang deras saat itu.
“ Luka-luka yang membekas di tubuh korban akibat benturan dengan batu,“ tandas dia. Mengetahui hal itu, membuat kedua orang tua Rudi sangat terpukul. Sedangkan diperoleh informasi dari Parmi, 14 tahun, kakak kandung korban menyebutkan adiknya dikenal santun dan pendiam. “Dia memang selalu aktif ngaji di musala tiap sorenya. Adzannya juga bagus.,“ kata Parmi. (big/mar)