Lima Perampok Obrak Abrik Jabung

JAGA : Nasir ditemani istrinya, menjaga Saiful Anwar, anaknya yang sempat dibacok perampok.

JABUNG– Awas, perampokan dengan modus kawat bendrat ’turun gunung’. Dini hari kemarin, rumah Nasir, 45 tahun di Dusun Busu RT36 RW05, Desa Slamparejo, Jabung menjadi sasarannya. Lima perampok bersenjatakan celurit, menyekap dan menguras barang-barang berharga milik korban. Mereka juga sempat membacok wajah Saiful Anwar, 21 tahun, anak sulung Nasir. “Luka di wajah anak saya itu, karena digores dengan ujung celurit pelaku. Saat itu anak saya sedang tidur, dan bilang pada pelaku kalau bahunya sakit. Tetapi pelaku malah memukul bahunya dan menggores wajahnya,” ungkap Nasir kemarin. Peristiwa perampokan sendiri, dini hari kemarin terjadi sekitar pukul 02.00. Pelaku yang memakai logat Madura ini, masuk ke dalam rumah dengan menjebol pagar belakang. Setelah itu, pelaku masuk melalui pintu belakang lewat kandang sapi. Untuk masuk ke dalam rumah, pelaku kemudian melepas jendela samping di lorong tengah.
Begitu masuk, pelaku lalu menyekap seluruh keluarga. Kali pertama yang dilumpuhkan adalah Nasir dan Saiah, 35 tahun, istrinya di dalam kamar. “Saya yang pertama disekap, karena kebetulan saat itu terbangun setelah mendengar suara seperti benda jatuh. Saat keluar kamar, ternyata pelaku sudah di dalam rumah,” ujarnya. Usai melumpuhkan Nasir, pelaku beralih melumpuhkan kelima anak korban. Saiful Anwar dan adiknya Zainul Rozikin, 15 tahun dilumpuhkan di ruangan depan TV. Rizki Rudianto, 8 tahun, di dalam ruang tengah. Dan Sulis Setyowati, 17 tahun serta Desi Ratnasari, 13 tahun, di dalam kamar. Mereka semuanya tangan serta kakinya diikat dengan kawat bendrat, dan mulutnya ditutup dengan menggunakan lakban.
“Sebelum menyekap, pelaku ini sempat meminta uang hasil penjualan tanah. Padahal saya sama sekali tidak pernah menjual tanah,” lanjutnya.
Karena gagal mendapatkan uang yang diincar, pelaku lantas mengobrak-abrik seluruh ruangan. Termasuk tiga lemari pakaian di dalam kamar. Hasilnya selain berhasil menjarah dua motor Yamaha Mio, N 2556 GA dan Yamaha Fiz R berikut BPKB-nya, pelaku juga berhasil mengambil beberapa barang berharga. Diantaranya dua kalung emas seberat 14 gram, tiga pasang anting seberat 6 gram, empat HP, jaket kulit, dua buah helm serta uang sebesar Rp 6 juta.
Baru setelah mendapatkan barang-barang berharga tersebut, pelaku kabur lewat pintu depan. Dalam waktu bersamaan, perampokan juga terjadi di Wajak. Pasangan suami istri Suriyat, 38 tahun dan Mujianah, 33 tahun, warga Desa/Kecamatan Wajak RT02 RW20 disatroni dua perampok. Namun, aksi mereka hanya berhasil membawa satu HP karena diketahui warga sekitar. Meski demikian,  seorang pelaku sempat membacok punggung dan kepala Suriyat serta memukul Mujianah hingga pingsan. (agp/big/mar)