SOMASI Tuntut Korupsi UIN Dituntaskan

TUNTASKAN KORUPSI: Pendemo ketika melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Malang, kemarin.

MALANG – Kantor Kejaksaan Negeri Malang kembali didemo. Kemarin siang, puluhan pendemo yang tergabung dalam Solidaritas Masyarakat Anti Korupsi (SOMASI) ini, menggelar aksi menuntut penegakkan hukum terkait penanganan kasus dugaan korupsi di UIN Maliki Malang.
Dalam aksi yang cukup singkat dan mendapat pengawalan ketat dari puluhan personel ini, pendemo mengawali aksinya dengan menghambur-hamburkan uang mainan di depan halaman Kantor Kejaksaan Negeri Malang. Setelah uang berhamburan, dengan menggunakan sapu lidi, mereka menyapunya. Setelah terkumpul uang mainan itu diserahkan kepada salah satu Jaksa.
Itu mereka lakukan untuk menyindir Kejaksaan supaya bersih dari mafia hukum. Sekaligus supaya Kejaksaan serius menangani kasus dugaan korupsi itu. “Bersihkan Kejaksaan dari mafia hukum. Hukum semua para koruptor,” ungkap koordinator aksi, Jati Saputra.
Selama beraksi, massa yang tergabung dari berbagai elemen masyarakat itu, membawa beberapa poster bertuliskan kecaman. Di antaranya, jangan kotori dunia pendidikan dengan korupsi, pak Jaksa ojok loyo, serta saatnya pak Jaksa bersih-bersih koruptor. Mereka pun juga menutup mulut dengan lakban warna hitam.
“Aksi ini diikuti oleh semua elemen masyarakat dan mahasiswa, sebagai bentuk kesadaran memberantas tindak pidana kasus korupsi. Kami mendesak supaya kasus korupsi segera dituntaskan,” ujar Jati, sembari mengatakan kalau dirinya mendesak Kejaksaan segera memanggil pejabat UIN Maliki Malang. Itu karena selama ini, dianggap Jaksa belum pernah memanggil pejabat UIN untuk dimintai keterangan.(agp/lim)