Ciri Pelaku Buntu, Polisi Panggil Saksi Kunci Utama

Kasus Kekerasan Wartawati Ira Ravika

MALANG – Kemarin tepat 14 hari kasus kekerasan yang dialami wartawati Malang Post, Ira Ravika Anggraeni ditangani penyidik Reskrim Polres Malang Kota. Namun dari hasil penyelidikan sementara, polisi belum menemukan titik terang siapa pelakunya. Bahkan, untuk mendapatkan ciri-ciri pelakunya saja masih buntu.
Kasatreskrim Polres Malang Kota, AKP James Hasudungan Hutajulu ketika dikonfirmasi siang kemarin, mengatakan kalau kasusnya masih dalam tahap penyelidikan. Pihaknya saat ini masih meminta keterangan terhadap beberapa saksi.
“Sudah ada empat orang saksi di sekitar TKP yang kami mintai keterangan. Tetapi dari pemeriksaan itu, mereka tidak mengenali ciri-ciri pelakunya. Itulah yang menjadi kendala kami untuk mengungkap pelakunya,” ungkap James Hasudungan Hutajulu.
Selain empat saksi tersebut, sesuai janjinya penyidik juga akan memeriksa ulang korban kekerasan, Ira Ravika. Pemanggilan pemeriksaan terhadap Ira Ravika ini, sudah dilayangkan penyidik ke alamat kantor Malang Post. Ira Ravika sedianya akan diperiksa ulang pada Jumat besok.
Pemeriksaan tambahan tersebut, kata dia, diharapkan bisa dijadikan petunjuk polisi untuk mengungkap pelakunya. Pasalnya, dalam peristiwa kekerasan itu, Ira Ravika ini adalah mahkota yang menjadi saksi kunci utama. ‘’Saya harap Ira bisa mengenal ciri-ciri pelakunya, seperti memiliki ciri khusus sepeRti tatto atau lainnya. Sebab hanya dia saksi kunci utama kami,” ujar James.
Hanya saja besar kemungkinan Ira Ravika tidak bisa menghadiri panggilan penyidik itu. Sebab yang bersangkutan saat ini sedang dalam tahap pengobatan dan penyembuhan di tempat asalnya Banyuwangi. “Ira kemungkinan baru bisa memenuhi panggilan sekitar tanggal 1 Februari,” terang Pimred Malang Post, Sunavip Ra Indrata.
Untuk motif sendiri, perwira dengan pangkat balok tiga di pundaknya ini mengatakan, bahwa hasil penyelidikan sementara dugaan motif kejadian itu adalah murni kekerasan. Masalahnya, jika mengerucut pada percobaan perampasan, sama sekali tidak ada barang milik korban yang hilang.
Seperti diberitakan sebelumnya, Ira Ravika, wartawan Malang Post dicelakai orang tak dikenal mengendarai motor Kawasaki Ninja Hitam di Jalan BS Riadi, Rabu (9/1) siang. Ia ditendang dari motor yang dikendarai dua kali hingga tersungkur ke aspal jalanan. Kedua kakinya luka dan tangan kanannya patah. Kini Ira sedang menjalani masa pengobatan di Banyuwangi.(agp/lim)