Sakit Hati, Tetangga Dibacok

PAKISAJI– Setelah delapan bulan buron, Widianto, 22 tahun, warga Dusun Watudakon, Desa Kendalpayak Pakisaji, akhirnya diamankan anggota Buru Sergap (Buser) Satreskrim Polres Malang, kemarin. Dia ditangkap karena menganiaya Arif Nuryanto, 37 tahun, tetangganya. “Dia diamankan saat nongkrong di warung kopi. Saat ini yang bersangkutan masih diperiksa oleh penyidik,” ujar Kasatreskrim Polres Malang, AKP Decky Hermansyah, kemarin.  Penganiayaan yang dilakukan Widianto ini, terjadi pada 27 Mei 2012 lalu pukul 11.00 di sekitar rumahnya. Kejadian penganiayaan sendiri bermula ketika Widianto dan korban pesta minuman keras (miras) bersama beberapa temannya. Mereka pesta miras, saat ada hajatan di rumah tetangganya. Ketika pesta miras berlangsung ini, korban dan tersangka yang kondisinya sama-sama mabuk terlibat cek-cok mulut.  Pertengkaran itu, terjadi karena tersangka tidak terima dengan perkataan korban yang menyindir perasaannya. “Katanya saya minum saja, tidak ikut urunan,” ujarnya. Lantaran tersinggung dan tidak terima dengan perkataan itu, Widianto lantas pulang untuk mengambil celurit. Setelah itu dia kembali dan langsung menghampiri korban. Begitu berhadapan Widianto lantas mengayunkan celuritnya ke arah korban. Beruntung korban yang tanggap langsung menangkis dengan kedua tangannya. Warga sekitar yang melihat kejadian itu, lantas melerai. Korban Arif Nuryanto dibawa ke rumah sakit yang kemudian melaporkan ke petugas Polsek Pakisaji. Sedangkan Widianto sendiri langsung kabur. Baru kemarin ketika Widianto nongkrong di warung kopi, petugas yang mendapat informasi langsung menangkapnya. “Saya membacoknya itu karena jengkel dan emosi,” kata Widianto. (agp/mar)