Gadis Tak Dikenal Tewas Misterius

TKP : Buaji, salah satu saksi mata menunjukkan lokasi mayat wanita tak dikenal ditemukan.

Polisi Duga Korban Kejahatan
MALANG– Sosok gadis muda tanpa identitas, ditemukan tewas di dasar sungai Kajar, Gang Lori, Jalan Panji Suroso, Malang, kemarin. Kondisi korban yang diperkirakan berusia 25 tahun tersebut, cukup mengenaskan. Dia juga mengalami luka memar di kepalanya. Untuk penyelidikan, jenazah gadis misterius tersebut dibawa ke kamar jenazah RSSA Malang. Sedangkan, hingga semalam, anggota Polsekta Blimbing dan Satreskrim Polres Malang Kota masih melakukan penyelidikan. Kapolsekta Blimbing, Kompol Rofik Ripto Himawan menduga bila mayat tersebut merupakan korban kejahatan. ”Ada yang mendasari dugaan itu. Motifnya belum diketahui. Apalagi, perhiasan emas yang dipakai korban masih utuh semua. Mulai cincin, kalung dan anting-anting,” terangnya.
Sedangkan Kasatreskrim Polres Malang Kota, AKP James Hutajulu mengaku bila pihaknya lebih berpijak pada hasil otopsi korban yang dilakukan oleh pihak kamar jenazah RSSA Malang. ”Kita tunggu hasil otopsinya. Sementara ini, masih belum bisa dipastikan bila korban meninggal karena dibunuh,” ungkap dia. Ciri-ciri korban yang dapat dikenali sendiri, memakai kaos lengan pendek warna coklat, celana jeans warna abu-abu, rambut panjang lurus, kulit sawo matang dan tinggi sekitar 155 sentimeter Buaji, 55 tahun, warga sekitar yang rumahnya persis di samping jembatan sungai Kajar itu, menjelaskan, jenazah ditemukan kali pertama pukul 05.30 oleh beberapa anak kecil yang kebetulan sedang melintas di atas jembatan.
Melihat ada mayat manusia, anak-anak tersebut lalu memberitahukan kepada Udin, warga setempat. Selanjutnya, untuk memastikan Udin meminta pertolongan kepada Buaji. “Saat ditemukan itu, posisinya terlentang. Kepalanya berada di atas, sedangkan kedua kakinya masih ke dalam air,” ujar Buaji. Setelah dipastikan korban sudah meninggal, dia lantas melaporkan penemuan mayat itu ke petugas Polsekta Blimbing. “Tidak ada luka. Hanya memar saja di kepala dan dahinya. Dari hidungnya terlihat keluar darah. Perhiasan korban masih utuh,” tambahnya.
Disinggung apakah sehari sebelumnya tidak ada yang mencurigakan? Buaji, mengatakan kalau dirinya dan warga sekitar sama sekali tidak melihat ada kecurigaan. “Tidak tahu kalau tengah malam. Sebab sampai pukul 22.00, saya tutup toko tidak ada kecurigaan apapun. Kalau memang korban ini terpeleset, pasti ada bekasnya. Sedangkan dari atas tidak ada bekasnya. Kemungkinan saja dibuang atau korban melompat bunuh diri,” pungkas laki-laki ini. (agp/mar)