Gunadi : Kami Siap Lapor Mabes Polri

Gunadi Handoko
Dugaan Penipuan PT. Bestprofit Futures
MALANG- Berlarut-larutnya kasus yang membelit PT. Bestprofit Futures (BPF) di Jalan Letjen S Parman Malang, membuat penasehat hukum para nasabah yang dirugikan, Gunadi Handoko SH meradang. Apalagi, setelah perusahaan perdagangan berjangka komoditi ini tidak memenuhi panggilan Komisi A DPRD Kota Malang, beberapa waktu lalu. Kepada Malang Post, Gunadi, sapaan akrabnya mengatakan, tindakan BPF yang tidak datang saat dipanggil anggota dewan untuk dimintai keterangan, sangat melecehkan. ”Mereka tidak hadir tanpa alasan yang sah. Tindakan mereka ini jelas tidak menghormati dewan. Kami minta dewan untuk bersikap tegas demi menjaga wibawa mereka,” tegasnya.
Seperti diketahui, permasalahan dengan nasabah mendera BPF. Beberapa nasabah, mengaku dirugikan karena uang mereka yang digunakan untuk bisnis tersebut berkurang terus menerus hingga ditotal mencapai Rp 1,5 miliar. Mereka juga melaporkan dugaan penipuan yang dilakukan kantor pialang ini ke Satreskrim Polres Malang Kota. Selain itu, dua kali para nasabah dan keluarganya mendatangi kantor BPF di Jalan Letjen S Parman Malang untuk berdemo dan menuntut pengembalian uang mereka. ”Tuntutan para nasabah ini hanya simpel. Mereka minta uangnya segera dikembalikan. Selama ini mereka tidak pernah memberikan ijin tiap kali transaksi kepada BPF untuk melakukan transaksi perdagangan komoditi tersebut. PT. BPF menghubungi klien kami ketika memerlukan tambahan uang dengan janji biar untung atau biar uang tidak hangus. Bahkan, ada juga butuh uang karena posisi margin tidak aman dan sebagainya,” tegas Gunadi mengingatkan.
Terkait pengaduan di Satreskrim Polres Malang Kota, pihaknya meminta kepada penyidik agar menangani perkara tersebut secara serius dan sungguh-sungguh. Alasannya, laporan dari korban sudah sangat banyak dan sudah lama. ”Namun yang terjadi, sampai sekarang masih penyelidikan. Padahal bukti sudah lebih dari cukup. Lebih dari dua alat bukti,” tambahnya. Jika dalam waktu dua bulan masih tidak ada kemajuan, maka Gunadi berencama melapor ke Mabes Polri karena korban penipuan yang dilakukan BPF sangat banyak dan berada di enam kota besar di Indonesia. Sementara itu, Pimpinan Cabang Malang PT. BPF, Andri Pung hingga kemarin sulit dikonfirmasi. Dia sama sekali tidak menjawab pertanyaan Malang Post yang diajukan lewat nomor ponselnya. (mar)