Mobil Hancur, Sopir Selamat

Kereta vs Mobil
SUMBERPUCUNG - Kecelakaan antara mobil dan kereta api, terjadi di perlintasan tak berpalang di Dusun/Desa Jatiguwi, Sumberpucung, Kabupaten Malang, kemarin sore.
Beruntung, meski Honda Accord nopol W 1807 A itu hancur remuk, pengemudinya selamat, meski mengalami luka serius di bagian kepalanya.
Korban bernama M Yussuf, 46 tahun, warga Dusun/Desa Sambigede, Sumberpucung, dilarikan ke IRD RSUD Kanjuruhan, Kepanjen, guna mendapatkan perawatan yang intensif.
Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 15.40 WIB itu, berawal ketika mobil warna hijau tua yang dikemudikan Yussuf, akan memasuki Desa Jatiguwi. Untuk mencapai tempat itu, harus melintasi perlintasan rel kereta api tak berpalang pintu.
Yussuf menginjak pedal gas untuk menyeberang dari selatan ke utara. Namun apes, pada saat bersamaan, KA Penataran bernomor 374 jurusan Malang - Blitar, melaju dari barat ke timur.
Mengetahui ada mobil hendak menyeberang, masinis KA, berkali-kali membunyikan klakson. Sayangnya, peringatan itu tidak didengar oleh Yussuf.
Jarak antara kereta dengan mobil pun semakin dekat. Dalam sekejab, ular besi tersebut menabrak dengan keras mobil warna hijau tua itu tanpa ampun.
‘’Mobil terpental hingga 10 meter dan masuk ke sawah. Saat kami tolong, pengemudinya menderita luka cukup serius di bagian kepalanya. Langsung kami panggil ambulance untuk dibawa ke RSUD Panjen,’’ kata Haryono, salah seorang warga Dusun/Desa Jatiguwi ketika ditemui di lokasi kejadian.
Diduga, saat mengemudikan mobilnya, Yussuf sedang asyik mendengarkan musik dengan keras. ‘’Warga sudah berteriak dengan keras kepada pengemudi mobil, kalau ada kereta yang lewat. Tapi dia tak mendengarkan teriakan kami. Mungkin sedang asyik mendengarkan musik. Soalnya saat kami menolong, musik mobilnya masih nyala,’’ jelas Haryono.
Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sumberpucung. ‘’Kita masih melakukan penyelidikan untuk menyimpulkan penyebab kecelakaan,’’ tandas Kanit Lantas Polres Malang, Ipda Purnomo.
Sedankan salah keponakan korban, Effendi mengatakan, Yussuf menderita gegar otak yang sangat serius. ‘’Tadi (kemarin, Red.) sudah dirontgen oleh dokter, katanya mengalami gegar otak. Saya tak peduli dengan mobilnya, yang penting beliau selamat dulu,’’ tukasnya kepada wartawan di RSUD Kepanjen kemarin. (big/avi)