Menantu Pengusaha Keripik Singkong Konsumsi SS

DIBUI : Yono dan Budi Utomo berurusan dengan polisi karena narkoba.
TUREN–  Anggota Satreskoba Polres Malang terus bergerilya memberantas pelaku narkotika di wilayah Kabupaten Malang. Kemarin, dua budak sabu-sabu (SS) asal Desa Talok, Turen berhasil ditangkap. Yakni Yoni, 30 tahun, dan Budi Utomo, 17 tahun. Mereka ditangkap saat hendak pesta SS. Dari tangan kedua tersangka, polisi mengamankan satu poket SS seberat 0,3 gram, seperangkat alat isap, uang Rp 750.000 serta dua buah BlackBerry. Kasatreskoba Polres Malang, AKP Pratolo Saktiawan mengatakan, penangkapan kedua tersangka ini adalah pengembangan dari tersangka Mikail, yang ditangkap dua hari sebelumnya. Pemuda 20 tahun, asal Jalan Stasiun RT10 RW03 Dampit itu ditangkap karena sebagai pengedar SS. “Dari pemeriksaan Mikail inilah, akhirnya muncul nama H Yoni dan Budi Utomo, yang dikatakan sebagai pelanggan setianya. Berdasarkan keterangan itulah, akhirnya kami memburu keduanya dan berhasil menangkapnya,” ungkap Pratolo.
Sementara itu, dalam pemeriksaan Yoni, yang diketahui sebagai menantu sebagai pengusaha keripik singkong terkenal di Turen ini, mengaku kalau dirinya baru sekali membeli SS pada Mikail. Dia membeli SS itu lewat perantara Budi Utomo, karena hanya ingin mencoba-coba saja. “Saya baru sekali ini membeli, dan tidak tahunya langsung ditangkap. Sebelumnya saya sama sekali tidak pernah mengkonsumsi SS,” ujar Yoni. Berbeda dengan Budi Utomo, dalam pemeriksaan penyidik pemuda ini mengaku kalau dirinya sudah sejak enam bulan lalu kenal dengan SS. Selama itu, Budi mengatakan kalau sudah beberapa kali juga membeli SS kepada Mikail. (big/mar)